Flash News
No posts found

“Uang Lari Ke Jatirogo, Masak Pemkab Diam Saja….”

Seorang pedagang di pasar desa Sale sibuk memasukkan cabai ke dalam karung, baru baru ini.

Seorang pedagang di pasar desa Sale sibuk memasukkan cabai ke dalam karung, baru baru ini.

Sale – Warga sejumlah desa di kecamatan Sale mendesak pemerintah kabupaten Rembang, untuk membangun sebuah pasar di Sale yang lebih representatif, agar perputaran uang tidak banyak lari ke wilayah Jatirogo Kab. Tuban Jawa Timur.

Muhammad Rouf, warga desa Wonokerto Kec. Sale mengatakan selama bertahun tahun, masyarakat di kecamatan Sale banyak yang mengandalkan Pasar Jatirogo Jawa Timur, untuk berbelanja kebutuhan sehari hari maupun menjual hasil pertanian. Kondisi ini terjadi, karena pasar di Sale belum layak. Tentu sangat disayangkan, padahal kalau pemerintah serius mengelola, potensinya cukup besar.

Camat Sale, Kunardi mengakui di kecamatan Sale, terdapat tiga pasar, yakni pasar Sale, Mrayun dan pasar Tahunan, beroperasi secara bergantian selama seminggu. Tidak ada yang buka setiap hari. Ia menyadari warganya lebih memilih pasar Jatirogo, karena posisi strategis dan keadaan pasar, jauh lebih bagus.

Melalui forum musyawarah perencanaan pembangunan kecamatan, wacana pembangunan pasar desa Sale menjadi salah satu bahan usulan. Ia berharap Pemkab Rembang memprioritaskan peningkatan infrastruktur pasar wilayah perbatasan Jawa Tengah – Jawa Timur.

Kunardi menambahkan belum sampai menghitung berapa besaran dana yang dibutuhkan, untuk membangun pasar Sale. Tetapi pada dasarnya pemerintah merespon positif gagasan tersebut. Tinggal menyesuaikan kekuatan anggaran daerah atau melalui mekanisme jasa investor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *