Flash News
No posts found

Batal Mogok, Polisi Ingatkan Himbauan Penting

Sejumlah pemain PSIR Rembang melakukan pemanasan, sebelum bertanding, baru baru ini.

Sejumlah pemain PSIR Rembang melakukan pemanasan, sebelum bertanding, baru baru ini.

Rembang – Setelah sempat dihantui ancaman mogok pemain PSIR Rembang, gara gara belum menerima gaji selama dua bulan (April & Mei), akhirnya hal itu bisa diatasi sementara, melalui pertemuan antara pemain dengan manajemen dan panitia pelaksana pertandingan, hari Senin (02 Juni 2014).

Ketua Panitia pelaksana pertandingan, Tri Cahyo Rismawanto memastikan laga kandang hari Rabu (04 Juni 2014) melawan Persipur Purwodadi di Stadion Krida Rembang, tetap akan berlangsung.

Pihaknya menyadari para pemain butuh mencukupi kebutuhan sehari hari, apalagi bagi yang sudah berkeluarga. Tapi disisi lain, manajemen mulai keberatan menanggung operasional tim. Akhirnya muncul kesepakatan, setiap pemain diberi dana Rp 1 juta dulu, asalkan tidak sampai terjadi aksi mogok melawan Persipur Purwodadi. Soal pelunasan gaji, dibahas pasca pertandingan.

Sementara itu, Kasat Intel Polres Rembang, AKP Antonius Wiyono menyampaikan pertandingan kandang melawan Persipur Purwodadi masih diizinkan, meski memasuki hari pertama kampanye Pemilu presiden. Semua tergantung Polda Jawa Tengah. Kalau boleh, izin keluar. Sebaliknya jika dilarang karena pertimbangan bersamaan kampanye dan rawan gangguan keamanan, pasti izin distop. Ia berharap penonton tidak menggunakan atribut kampanye pasangan Capres – Cawapres, ketika datang ke stadion Krida. Bagaimanapun olahraga jangan dicampuri dengan kepentingan politik tertentu.

Sesudah menjamu Persipur Purwodadi, Laskar Dampo Awang dijadwalkan bertandang ke Pekalongan, melawan Persip Pekalongan, tanggal 08 Juni mendatang. Tapi belum bisa diketahui, apakah jadwal tetap atau ditunda. Usai lawan Pekalongan, kompetisi divisi utama libur puasa dan lebaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *