Flash News
No posts found

“Jalur Kejahatan” Tak Ditangani, Berdalih Kekurangan Tenaga

Seorang warga melintasi jalur lingkar Ngotet – Tireman. Kalau malam, kondisi jalan ini gelap gulita.

Seorang warga melintasi jalur lingkar Ngotet – Tireman. Kalau malam, kondisi jalan ini gelap gulita.

Rembang – Para pengguna jalan yang melintasi jalur lingkar antara Tireman – Ngotet Kec. Rembang, mengeluhkan banyaknya lampu penerangan jalan umum (LPJU) mati pada malam hari. Akibatnya situasi gelap gulita. Padahal kawasan tersebut rawan tindak kejahatan, seperti jambret atau bahkan perampasan sepeda motor.

Suryadi, seorang pengguna jalan warga desa Kumendung Kec. Rembang Kota mengaku tiap malam dirinya melewati jalan selatan Tireman. Hanya ada 2 titik lampu menyala, sebagian besar lainnya padam total. Ironisnya hal itu sudah berlangsung hampir satu tahun. Karena cukup lama tidak diperbaiki, ia berspekulasi apakah pemerintah keberatan membayar rekening lampu penerangan jalan umum atau sebab lain. Kalau soal beban LPJU, masyarakat tiap bulan ditarik pajak melalui rekening PLN, mustinya tak ada masalah.

Imam Teguh Susatyo, Kepala Bidang Migas Dan Energi Dinas ESDM Kab. Rembang mengatakan pihaknya bertanggung jawab menangani pemeliharaan 2.600 an titik lampu penerangan jalan umum di kabupaten Rembang.

Laporan kerusakan cukup banyak. Yang menjadi kendala utama, saat ini jumlah tenaga mekanik pemeliharaan lampu hanya 3 orang, sehingga kewalahan.

Imam menambahkan dari sisi dana pemeliharaan lampu penerangan jalan umum, sebenarnya masih mencukupi. Tahun ini dialokasikan sekira Rp 175 juta. Kalau memungkinkan, personel untuk mekanik lampu bisa ditambah, ketika penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS), agar penanganan kerusakan lebih cepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *