Flash News
No posts found

Ancaman Wanita Cantik, Buku Nikah Aspal Hingga Sembunyi Di Plafon

Buku nikah ikut diamankan polisi. (gambar atas) pasangan tidak sah masuk Polres Rembang.

Buku nikah ikut diamankan polisi. (gambar atas) pasangan tidak sah dirazia aparat Polres Rembang.

Rembang – Anggota Sabara Polres Rembang, Senin malam menggelar razia hotel, untuk menjaring pasangan bukan suami isteri, berduaan di dalam kamar. Banyak cara dilakukan untuk mengelabui polisi, mulai bersembunyi di atap plafon hingga menunjukkan buku nikah asli tapi palsu.

Satuan Sabara Polres Rembang dipecah menjadi dua tim. Tim pertama ke wilayah Kec. Lasem mendapatkan 7 pasangan, sedangkan tim kedua menyisir hotel di kawasan kota Rembang, menggaruk 9 pasangan.

Ketika mendatangi sebuah hotel di Jalan Pemuda Rembang, seorang wanita muda cantik berulang kali membantah telah berselingkuh. Tapi pasangannya justru mendadak kabur, meski akhirnya bisa diamankan lagi. Sang perempuan warga sebuah desa di kecamatan Kaliori ini kemudian menunjukkan dua buku nikah, untuk meyakinkan polisi. Setelah wajah keduanya dicocokkan dengan foto di dalam buku nikah, ternyata pelaku pria tidak sesuai. Diduga wanita muda itu, sengaja membawa buku nikah dari rumah, untuk berselingkuh. Saat akan dinaikkan ke atas truk polisi, terus terusan mengomeli polisi. Bahkan sempat pula mengancam akan membanting kamera wartawan, padahal wartawan berupaya tetap menjaga privacinya, dengan hanya mengambil gambar dari arah belakang.

Sementara itu di Lasem, kegiatan razia diwarnai pasangan remaja kepergok ngamar. Sang pria memilih bersembunyi ke atap plafon ruangan, polisi memintanya turun secara baik baik. Total 16 pasangan tidak sah, selanjutnya dibawa ke Mapolres Rembang.

Kepala Satuan Sabara Polres Rembang, AKP Yuli Krisna berharap razia tersebut mampu mengurangi angka penyakit masyarakat, sebagai upaya cipta kondisi mendekati bulan suci Ramadan dan Pemilu Presiden.

Rata rata pasangan yang terjaring, berasal dari kabupaten Rembang dan sudah berkeluarga. AKP Yuli Krisna menambahkan identitas mereka didata, selanjutnya mendapatkan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatan semacam itu. Setelah selesai, diperbolehkan pulang, Selasa dini hari (03 Juni 2014).

Razia serupa, menurut rencana akan digiatkan. Tidak hanya hotel, Polres Rembang juga siap mengincar peredaran Miras berkadar alkohol tinggi, praktek prostitusi terselubung dan memantau kafe – warung kopi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *