Flash News
No posts found

Mulai Banjir Permintaan, Tak Mau Jadi Penonton

Papan larangan berjualan, menuju akses masuk tapak pabrik PT Semen Indonesia.

Papan larangan berjualan, menuju akses masuk tapak pabrik PT Semen Indonesia.

Gunem – Warga sejumlah desa mulai ramai mengajukan diri, ingin berjualan di sekitar calon lokasi pabrik semen, PT Semen Indonesia, di tengah hutan, sekira 3 kilo meter sebelah timur kawasan Songkel Mereng desa Kadiwono Kec. Bulu.

Kepala Desa Kadiwono Kec. Bulu, Ahmad Ridwan menjelaskan sering masyarakat bertanya kepadanya. Bukan semata mata peluang kerja, tetapi juga kalangan ibu rumah tangga yang ingin membuka warung di dekat lokasi pembangunan pabrik. Sementara baru dua orang didaftar oleh pelaksana proyek, tetapi belum ada tindak lanjut, kapan boleh mulai menjajakan dagangan. Ia berharap keinginan warga mendapatkan respon positif, karena bagaimanapun mereka tak mau sekedar menjadi penonton, tetapi harus mendapatkan keuntungan dibalik pendirian pabrik semen.

Tokoh masyarakat desa Kajar Kec. Gunem, Sumindar mengaku belum tahu areal mana saja yang diperbolehkan untuk berjualan. Tetapi jika melihat sekilas, di sepanjang akses jalan masuk menuju tapak pabrik, banyak terpasang papan larangan berjualan.

Kepala Biro Humas PT Semen Indonesia, Hari Subaghyo menegaskan kalau ada rambu larangan berjualan, semata mata mempertimbangkan faktor keselamatan. Jangan sampai semrawut, karena lalu lintas truk dan alat berat kelak semakin padat. Warga yang ingin membuka warung, pihaknya siap memfasilitasi, asalkan melewati pendataan dan mau diatur lokasinya.

Hari Subaghyo berjanji tidak akan meninggalkan masyarakat lokal. Ia sependapat, keberadaan pabrik semen, musti memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi warga. Termasuk selama pembangunan pabrik, butuh 3 – 4 ribu pekerja, nantinya tenaga kerja lokal diprioritaskan, sesuai kebutuhan.

Lalu kapan peletakan batu pertama pabrik ? Hari menjawab singkat dalam waktu dekat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *