Flash News
No posts found

“Motor Terbakar, Perjaka Itu Tewas…”

Jenazah korban tewas. (gambar atas) masyarakat mengerubuti sepeda motor korban yang ludes terbakar.

Jenazah korban tewas. (gambar atas) masyarakat mengerubuti sepeda motor korban yang ludes terbakar.

Sluke – Sebuah motor menabrak truk tronton, di jalur Pantura desa Sendangmulyo Kec. Sluke, depan Pelabuhan Tanjung Bonang, Kamis pagi (05 Juni 2014). Tak hanya membuat motor terbakar, pengendaranya juga tewas.

Kecelakaan melibatkan sebuah sepeda motor Honda Mega Pro yang dikendarai Ismail (16 tahun), warga desa Sendangmulyo Kec. Sluke, dengan truk tronton yang dikemudikan Mansyur (40 tahun), warga Tenjolaya Bogor, Jawa Barat.

Semula, pengendara sepeda motor, Ismail baru saja mengantarkan ibunya, Purwati pergi ke tempat kerja, PT Holi Mina Jaya. Saat perjalanan pulang, motor melaju dengan kecepatan tinggi dari arah barat. Diduga Ismail menyalip kendaraan lain di depannya. Karena tidak kuat menyalip, motor akhirnya menabrak truk tronton dari arah berlawanan. Motor masuk kolong truk, kemudian terseret sejauh 15 an meter. Benturan aspal dan percikan api ceceran bensin, membuat badan motor hangus terbakar.

Asrori, Kepala Desa Sendangmulyo Kec. Sluke menuturkan pihaknya langsung melaporkan peristiwa itu kepada aparat kepolisian.

Kepala Pos II Lantas Lasem, Aiptu Heri Yulianto menjelaskan begitu sampai TKP, penyidik kali pertama membawa jenazah korban ke Puskesmas Sluke. Nyawa perjaka itu tak bisa diselamatkan, karena menderita luka parah pada bagian kepala.

Kecelakaan tersebut sempat mengakibatkan kemacetan sepanjang 5 kilo meter. Polisi selanjutnya mengevakuasi bangkai kendaraan, sekaligus mengamankan sopir truk, untuk dimintai keterangan. Berangsur angsur, arus kendaraan di depan pelabuhan Tanjung Bonang, kembali lancar. Masyarakat pengguna jalan dihimbau berhati hati, karena di jalur Sendangmulyo sering ada kendaraan berat keluar masuk proyek maupun tempat parkir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *