Flash News
No posts found

Tuntut Rendah, Jaksa Akan Dilaporkan

Bupati Rembang non aktif, Moch. Salim.

Bupati Rembang non aktif, Moch. Salim.

Rembang – Pemerhati masalah korupsi di Rembang menyayangkan rendahnya tuntutan jaksa penuntut umum Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah terhadap Bupati Rembang non aktif, Moch. Salim, dalam kasus dakwaan korupsi penyertaan modal PT Rembang Bangkit Sejahtera Jaya APBD Rembang 2006 – 2007.

Sebelumnya, pada hari Rabu lalu (04/6), ketika sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, jaksa menuntut Moch. Salim 2 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan.

Bambang Wahyu Widodo, pemerhati masalah korupsi mengibaratkan dalam film, Salim sebagai produser, sutradara sekaligus pemain. Ia diduga kuat mengendalikan aliran dana PT RBSJ, tetapi justru mendapatkan tuntutan ringan. Prediksinya semula akan diancam sampai 8 tahun penjara, begitu hanya 2,5 tahun, menurut pria warga Perumahan Puri Mondoteko Rembang ini, sangat mengejutkan. Bambang berencana datang ke Kejaksaan Agung, berharap agar jaksa yang menangani kasus Moch. Salim diperiksa.

Sementara itu, Pelaksana Harian Ketua Dewan Pengurus Cabang Partai Demokrat Kab. Rembang, Gunasih menilai suara suara miring yang mengarah kepada Moch. Salim, karena mereka tidak mengikuti jalannya persidangan secara utuh.

Berdasarkan fakta sidang, angka kerugian negara sebesar Rp 4,1 miliar tidak terbukti. Jadi wajar saja, jaksa penuntut umum menuntut 2 tahun 6 bulan penjara. Ia berharap masyarakat jangan mudah berprasangka buruk, tanpa mengetahui persidangan.

Setelah sidang dengan agenda tuntutan, sidang Moch. Salim akan kembali dilanjutkan pekan depan. Terdakwa akan membacakan nota pembelaan, kemudian tanggapan jaksa penuntut umum dan nantinya majelis hakim, baru menjatuhkan vonis hukuman, apakah lebih tinggi, sama atau bahkan lebih rendah dari tuntutan jaksa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *