Flash News
No posts found

Batu Pertama Molor, Rekrutmen Pekerja ?

Sekretaris Perusahaan PT Semen Indonesia, Agung Wiharto.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Indonesia, Agung Wiharto.

Rembang – PT Semen Indonesia belum akan melakukan perekrutan tenaga kerja, untuk operasional pabrik yang berdiri di tengah hutan, antara desa Kadiwono Kec. Bulu dan desa Kajar Kec. Gunem, Rembang.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Indonesia, Agung Wiharto, hari Sabtu (07 Juni 2014) menjelaskan ketika pabrik beroperasi, untuk tenaga ahli jumlahnya sekira 300 an orang, terdiri dari ahli geologi, kimia, tekhnik industri maupun permesinan. Kalau ditambah dengan tenaga pendukung, bisa mencapai 1.000 orang. Tenaga pendukung biasanya bekerja di bagian pengepakan dan distribusi barang. Ia berjanji masyarakat lokal akan diprioritaskan, tentu harus menyesuaikan keahlian mereka.

Agung Wiharto menambahkan peletakan batu pertama pabrik, semula dijadwalkan bulan ini. Tapi perkiraan molor, karena harus menyesuaikan agenda kerja Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Kebetulan sekarang masa kampanye, bisa saja mundur setelah Pemilu Presiden. Namun pihaknya memastikan seluruh tahapan tetap berjalan.

Pembangunan pabrik semen PT Semen Indonesia di kabupaten Rembang, berawal dari gagalnya proyek yang sama di pegunungan Sukolilo Kab. Pati. Pembangunan diprediksi membutuhkan waktu 33 bulan.

Pabrik dengan nilai investasi Rp 4 triliun tersebut, kelak akan memproduksi 3 juta ton semen per tahun. Untuk Pulau Jawa, sebelumnya badan usaha milik negara (BUMN) itu, telah membuka pabrik di Gresik dan Tuban Jawa Timur. Yang masih aktif produksi, hanya pabrik di Tuban.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *