Flash News
No posts found

“Dia Yang Minta Diciumi Kok…”

Tersangka kasus pencabulan anak dibawah umur, JP (paling kiri).

Tersangka kasus pencabulan anak dibawah umur, JP (paling kiri).

Sulang – Tersangka pelaku pencabulan anak dibawah umur, JP alias Gendon (50 tahun) ngotot bahwa perbuatannya didasari suka sama suka, tanpa adanya pemaksaan.

Gendon adalah tenaga kontrak Pemkab Rembang yang bertugas di sebuah bengkel alat berat, pinggir jalan raya Rembang – Blora. Ia berterus terang telah mencabuli bocah perempuan berusia 8 tahun, anak seorang pemilik warung di dekat tempat kerjanya.

JP mengaku sering memberikan uang saku saat korban pergi sekolah, antara Rp 10 – 20 ribu. Bahkan ia menganggap seperti anak sendiri. JP bersikukuh tidak pernah memaksa, tetapi menurutnya korban sendiri yang justru minta dicium. Peristiwa memalukan itu terjadi sebanyak tiga kali di dalam warung, saat ibu korban pergi ke pasar.

Kepala Satuan Reserse Dan Kriminal Polres Rembang, AKP Joko Santoso menyatakan apapun alasan tersangka, JP tetap bersalah. Memaksa atau tidak, berdasarkan Undang Undang Perlindungan Anak, tindakan seperti itu melanggar aturan. Tersangka diancam hukuman cukup berat, paling lama 15 tahun penjara. Ia berharap ibu rumah tangga lebih memberikan perhatian terhadap perkembangan lingkungan.

AKP Joko Santoso menambahkan jika melihat serangkaian kasus kekerasan sexsual anak dibawah umur di kabupaten Rembang, tersangka pelakunya rata rata merupakan orang dekat korban.

Mulai dari tetangga, saudara atau bahkan ayah sendiri. Pihaknya meminta bantuan pemerintah kabupaten Rembang maupun kalangan sekolah, untuk ikut meningkatkan sosialisasi mengenai masalah tersebut. Harapannya, angka tindak asusila menurun, sekaligus menyelamatkan masa depan anak anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *