Flash News
No posts found

Bisa Dipecat, Kodim Minta Jangan Ditarik Tarik

Komandan Kodim Rembang, Letkol Wawan Indaryanto. (gambar atas) aktivitas TNI Angkatan laut Rembang.

Komandan Kodim Rembang, Letkol Wawan Indaryanto. (gambar atas) aktivitas TNI Angkatan laut Rembang.

Rembang – Komandan Kodim Rembang, Letkol Wawan Indaryanto siap menindak tegas anggotanya yang terbukti tidak netral dalam pemilihan umum presiden dan wakil presiden, 09 Juli 2014. Bahkan sesuai arahan Kepala Staf Angkatan Darat, sanksinya anggota bisa dipecat.

Letkol Wawan Indaryanto menjelaskan anggota Kodim Rembang termasuk yang menyebar di Koramil berjumlah sekira 200 an orang. Karena cukup banyak, maka ia berharap masyarakat maupun Panitia Pengawas Pemilu ikut mengawasi. Pengurus partai politikpun dihimbau tidak menarik narik TNI ke ranah politik praktis. Begitu ada oknum anggotanya terindikasi tidak netral, apalagi sampai menggalang dukungan untuk salah satu pasangan calon, ia minta segera dilaporkan ke Kodim Rembang. Sejauh ini pihaknya belum menemukan pelanggaran.

Letkol Wawan Indaryanto membenarkan memang salah satu calon presiden yang maju, Prabowo Subianto berlatar belakang anggota TNI. Namun dalam setiap apel, berulang kali dirinya mengingatkan supaya anggota benar benar menjaga netralitas. TNI tidak mempunyai hak pilih, lebih baik fokus membantu polisi mengamankan Pemilu, agar berlangsung tertib dan aman.

Kodim Rembang saat ini sudah mengerahkan anggota intel, untuk mendeteksi berbagai kerawanan yang bisa berpotensi mengganggu keamanan.

Selama pemungutan suara dan pasca Pemilu, seluruh pasukan nantinya ada yang siaga di markas dan sebagian ikut membackup pengamanan tempat pemungutan suara (TPS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *