Flash News
No posts found

Tewas, Berawal Kakinya Tersangkut

Korban dievakuasi, usai dari atas kapal Kembang Sepasang I.

Korban dievakuasi, usai dari atas kapal Kembang Sepasang I.

Rembang – Seorang nelayan tewas tenggelam, di sebelah timur Pulau Bawean perairan Jawa Timur.

Korban adalah Sunardi (38 tahun), warga dusun Ngampo desa Sridadi Kec. Rembang Kota. Ia merupakan anak buah kapal Kembang Sepasang I milik warga desa Tasikagung. Menurut informasi sejumlah rekan korban, waktu itu Sunardi sibuk menebar jaring, saat mencari ikan, 20 mil timur Pulau Bawean. Diduga kakinya tersangkut tali jaring, kemudian jatuh ke laut. Sempat tenggelam, namun korban langsung ditolong ABK lain. Berhasil ditarik ke atas kapal, mereka memberikan penanganan pertama. Tapi nyawa korban tak bisa diselamatkan.

Komandan Pos Angkatan Laut Rembang, Letda Hartono menjelaskan kapal Kembang Sepasang I buru buru pulang. Begitu tiba di dermaga Pelabuhan Tasikagung, Senin malam, jenazah korban dibawa menuju kamar mayat rumah sakit dr R Sutrasno. Lantaran pihak keluarga menolak otopsi, jenazah selanjutnya dipulangkan ke rumah duka, untuk dimakamkan, Selasa dini hari (10 Juni 2014).

Kedatangan jenazah, disambut jerit tangis keluarga. Mereka tidak mengira, Sunardi yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga, pergi untuk selamanya. Almarhum selama ini dikenal belum beristeri, meski telah berusia 38 tahun.

Letda Hartono menghimbau nelayan selalu waspada ketika berada di atas kapal menebar jaring. Akan lebih baik mengenakan pelampung, untuk mengantisipasi kuatnya tekanan. Kalau sampai terjatuh, nelayan masih mengambang dan lebih mudah ditolong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *