Flash News
No posts found

Sunaryo Ganti Banteng Jadi Garuda, Kanijan Berteman Foto Jokowi

Kanijan memandangi foto Joko Widodo di rumahnya. (gambar atas) Sunaryo dengan motor garuda Prabowonya.

Kanijan memandangi foto Joko Widodo di rumahnya. (gambar atas) Sunaryo dengan motor garuda Prabowonya.

Lasem – Lama menjadi kader PDI Perjuangan, seorang warga desa Bonang Kec. Lasem berpindah ke Gerindra, karena sangat ngefans dengan sosok Prabowo Subianto. Sepeda motornya yang semula berbentuk banteng, kini diubah mirip burung garuda, simbol partai Gerindra. Bahkan plat nomor kendaraan dimodifikasi menjadi PR 480 WO atau terbaca Prabowo.

Yah..ia adalah Sunaryo (40 tahun), tinggal di pinggir jalur Pantura desa Bonang. Sunaryo mengaku butuh waktu sebulan, untuk menciptakan motor garuda tersebut. Anggarannya dari kantong pribadi, sebesar Rp 4,2 juta. Ada rencana berkendara motor, datang ke rumah Polonia Jakarta Timur, yang selama ini menjadi markas tim pemenangan Prabowo – Hatta.

Sunaryo optimis Prabowo Subianto mampu membawa Indonesia lebih baik. Sektor pangan dan energi merupakan program utama yang akan digarap, harapannya pertanian semakin maju, kemudian juga sanggup meningkatkan produksi minyak dan gas bagi kemaslahatan bangsa sendiri. Begitu menang, ia siap menggelar syukuran di warung miliknya.

Lain Sunaryo, lain pula Kanijan, warga dusun Rumbutmalang desa Kabongan Kidul Rembang.

Sejak lama tertarik dengan sosok Joko Widodo, mantan Gubernur DKI Jakarta yang diusung sebagai calon presiden oleh PDI Perjuangan, lantaran sering blusukan, dekat dengan rakyat jelata. Dinding rumahnya, banyak terpasang gambar Jokowi. Hampir setiap saat, ikut menyosialisasikan Jokowi kepada teman, saudara maupun tetangannya.

Kelak kalau jadi presiden, Kanijan berharap Jokowi tidak berubah. Justru harus lebih serius memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang, M. Salam menganggap keberadaan pendukung fanatik, termasuk salah satu faktor yang bisa mendongkrak partisipasi pemilih dalam Pilpres 09 Juli mendatang. Mereka mengajak lingkungan sekitar memilih, tanpa tendensi politik transaksional.

Selain itu, tentunya KPU akan mengimbangi dengan berbagai cara sosialisasi. Partisipasi pemilih saat Pemilu Legislatif lalu di kabupaten Rembang mencapai 84 % lebih, sebuah prestasi demokrasi yang musti terus dipupuk.

2 Komentar

  1. sukro

    wah salim gagah sekali bilang kalo dia tidak korupsi RBSJ??? lha memangnya siapa percaya kalo itu tidak permainan dia? jelas itu dia pakai dana tak tersangka kok bilang pinjaman kas. maskuri mantan kabag keuangan saja masih punya arispnya. Pakai nangis segala, dasar cengeng ndlemis-ndlemis minta dikasihani. Semua orang tahu uang RBSJ untuk mneutup uang dia selama pilkada dan menghidupkan perusahaan dia yang bangrut karena uang tersedot biaya pilkada. Lha kok dia bikin ini konspiransi politik? Bahwa salim telah menyuap Polda 3 kali dengan suap Milayatan itu ya. dan salim juga menyuap Pengadilan TIPIKOR JATENG semua orang tidak asa yang sanksi. Kabarnya melalui tangan kanan Kejati Jateng, Kajari Rembang yang meimpin suap 5 Milyar untuk pembebasan salim. Kini salim bersandiwara nangis-nangis minta bebas dan menyalahkan lawan politiknya dan menganggap dirinya pahlawan Rembang? bukankah sudah menjadi rahasia umum kalo yang berperan sentral itu salim sendiri dalam pengelolaan uang RBSJ, termasuk untuk bisnis kayu, biogas abal-abal, kaus tangan golf abal-abal, binis tebu yang hingga kini masih hilang uang 14M lebih itu? belum lagi kiprahnya selama 8 tahun lebih menjadi raja korupsi di semua SKPD. Hampir semua SKPD terjadi praktik korupsi. Hingga orang rembang sampai muak semua karena korupsi sudah menjadi kebiasaan para pejabat dan kontraktor! Masihkah kurang bukti kejahatan salaim hingga Jampidsu mengatakan salin tidak bersalah? benarkah itu berangkat dari fakta hukum? termasuk para guru besar berotak katak yang melihat masalah hanya dari belakang meja dan lembaran kertas putihnya? MARI KITA LIHAT BERSAMA KEINERJA DAN INTEGRITAS PERADILAN TIPIKOR JATENG. AKANKAH PARA JAKSA DAN HAKIM MENYUSUL HAKIM KARTINI CS MASUK PENJARA KPK? MARI KITA LIHAT BERSAMA. Pemberantasan dan gerakan anti korupsi tidaklah sependek usia mereka bahkan seusia jagung? mereka bisa saja menerima suap ber M M dari Salim tapi mereka tak akan bisa menyuap fakta hukum yang membelit dirinya sendiri!!!

    http://jateng.tribunnews.com/2014/06/12/m-salim-nangis-baca-pembelaan-di-pengadilan-tipikor-semarang

  2. kang paijo

    @sukro : Mmg benar dhe, salim ki pancen kampret polll!! memangnya masyarakat rembang tdk tahu sepak terjangnya yg jumpalitan mencuri uang negara? berapa org2 di skpd yg jd korban kerakusannya, shg tersandung hukum jg? salim lebay, pemain watak plg menjijikkan!! RBSJ jadinya kan : Rembang Bangkrut Salim Jaya, to? he3x

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *