Flash News
No posts found

Nelayan Kerap Turun, Saling Dorong

Muara sungai Bagan Lasem.

Muara sungai Bagan Lasem.

Lasem – Muara sungai Bagan di pinggir pantai desa Dasun Kec. Lasem mulai tertutup pasir, terbawa dari ombak musim angin timuran. Gundukan pasir memenuhi hampir setengah muara sungai.

Sutari, seorang nelayan setempat menuturkan saat ini lalu lintas keluar masuk perahu tergolong masih lancar. Tapi kalau sudah memasuki puncak musim kemarau, pasir akan semakin banyak. Akibatnya nelayan kesulitan ketika berangkat maupun pulang melaut. Terkadang harus antre, bahkan mereka saling bergantian bahu membahu mendorong perahu menuju sungai Bagan.

Hal senada diungkapkan nelayan asal desa Tasiksono, Joko yang hampir setiap hari melintasi sungai Bagan.

Menurutnya endapan pasir tidak mungkin dikeruk melalui sistem gotong royong masyarakat, yang hanya mengandalkan peralatan cangkul. Paling tidak, musti ada alat berat mengeruk pasir, kemudian menata tanggul sisi kanan kiri sungai. Karena terjadi setiap tahun, akan lebih baik, jika pemerintah membangun talud beton agak tinggi, untuk menanggulangi tumpukan pasir laut.

Sebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang, Suharso menjelaskan tengah menggalang masukan dari warga, untuk bahan rencana penataan sungai Bagan. Sungai yang berhulu di Embung Panohan Gunem ini menjadi bagian vital, saat musim penghujan, karena sering mengakibatkan bencana banjir. Terkait usulan pembuatan talud di muara sungai, akan dikaji lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *