Flash News
No posts found

Tak Selesai Hingga Arus Mudik, Ini Alasan PPK

Pekerja mengeruk jalan bergelombang di jalur Pantura, Jl Gajah Mada Rembang.

Pekerja mengeruk jalan bergelombang di jalur Pantura, Jl Gajah Mada Rembang.

Rembang – Perbaikan jalur Pantura Rembang dipastikan belum selesai 100 %, hingga arus mudik lebaran.

Pantura Kab. Rembang yang ditingkatkan mutunya tahun ini terbagi dalam dua paket, yakni paket A panjangnya 2,75 kilo meter di sekitar lampu bangjo Lasem dan pelebaran jembatan Kesambi Sarang, dengan anggaran Rp 18 miliar. Kemudian paket B sepanjang 4 kilo meter di jalan Gajah Mada dan Diponegoro Rembang, digabung pelebaran jembatan Paloh Kaliori. Khusus paket B ini, anggarannya mencapai Rp 19 miliar.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek jalan batas kota Rembang – Jatim menuturkan pihaknya akan melakukan 3 kali pengaspalan. Namun sampai arus mudik lebaran nanti, baru selesai pengaspalan pertama. Setelah itu dilanjutkan usai lebaran. Meski tidak mampu selesai secara keseluruhan, yang terpenting arus lalu lintas bisa lebih lancar.

Danang menimpali perbaikan jalur Pantura tidak melulu diaspal, tapi ada beberapa titik yang musti dibeton. Salah satunya di jalur sekitar lampu bangjo Pasar Penthungan Rembang. Jalan di tempat tersebut sangat bergelombang, sehingga lebih efektif dibeton, agar kuat tahan lama. Karena butuh waktu lumayan panjang, maka pembetonan akan dikerjakan setelah lebaran.

Sementara itu Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Rembang, AKP Raden Dian Kusumasmoro mengatakan secara umum kondisi jalur Pantura Kaliori – Sarang sepanjang 64 kilo meter cukup baik. Namun ia berharap Bina Marga juga menyisir di luar sasaran proyek. Begitu menemukan lubang, bisa cepat ditambal. Jangan sampai hal itu membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *