Flash News
No posts found

Korban Histeris, Akan Diperkosa

Kapolsek Rembang Kota, AKP Suhaendi Tirta.

Kapolsek Rembang Kota, AKP Suhaendi Tirta.

Rembang – Seorang wanita berusia 16 tahun sebut saja Mawar, ditemukan masyarakat dalam kondisi tergeletak di sebelah barat makam Notopradjan Rembang, Rabu malam. Mawar diduga akan menjadi korban percobaan pemerkosaan, setelah ia dicekoki minuman yang membuatnya loyo.

Warga langsung melaporkan kejadian itu kepada aparat kepolisian. Tak berselang lama, petugas patroli Polres Rembang membawa korban ke rumah sakit dr R Sutrasno Rembang. Seperti orang trauma, Mawar berulang kali berteriak teriak histeris, sehingga menyedot perhatian pembesuk dan pasien lain. Setengah jam kemudian, Mawar bisa ditenangkan.

Kapolsek Rembang Kota, AKP Suhaendi Tirta menjelaskan saat berada di rumah sakit, polisi belum bisa mengorek keterangan, karena mempertimbangkan kondisi korban kurang stabil. Sampai Kamis siang (19 Juni 2014), pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah terkait percobaan pemerkosaan atau karena sebab lain. Selama ini korban tinggal bersama kerabatnya, sedangkan kedua orang tuanya bekerja di Malaysia.

AKP Suhaendi Tirta menyarankan supaya korban menjalani perawatan terlebih dahulu. Setelah membaik, dipersilahkan melapor ke Polsek Rembang Kota. Menurutnya, polisi musti berhati hati, apalagi yang bersangkutan masih dibawah umur.

Kalau memang benar ada unsur percobaan pemerkosaan, Polsek tentu akan melimpahkan kasus tersebut kepada Unit Perlindungan Perempuan Dan Anak Polres Rembang. Dalam Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP), pelaku percobaan pemerkosan terancam hukuman 5 tahun penjara. Karena korban dibawah umur, maka bisa dijerat pasal berlapis Undang Undang Perlindungan Anak, ancaman hukumannya lebih tinggi yakni maksimal 13 tahun penjara.

Saat ini polisi masih menelusuri motif kasus. Begitu mengarah pada tindak pidana, baru akan mengejar tersangka.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *