Flash News
No posts found

Terselip Masalah, Pembentukan BNK Ditangguhkan

Kabag Hukum, Eddy Joko Prasetyo menunjukkan surat tanda terima penyerahan dua Raperda kepada DPRD Rembang.

Kabag Hukum, Eddy Joko Prasetyo menunjukkan surat tanda terima penyerahan dua Raperda kepada DPRD Rembang.

Rembang – Rancangan Peraturan Daerah tentang pembentukan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kab. Rembang, batal diserahkan kepada DPRD tahun ini.

Kepala Bagian Hukum Pemkab Rembang, Eddy Joko Prasetyo mengatakan instansi yang mengusulkan Raperda tersebut, yakni Kantor Kesatuan Bangsa Politik Dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpollinmas), belum siap. Alasannya, pembentukan BNK pada tahun pertama, anggaran ditopang oleh pemerintah pusat. Tapi setelah itu diserahkan kepada pemerintah kabupaten Rembang, sehingga anggaran harus tersedia. Apalagi dari sisi aturannya belum sinkron. Karena waktu terlalu mepet, pembahasan Raperda pembentukan BNK ditangguhkan dulu.

Eddy menambahkan jika mengacu program legislasi daerah tahun 2014, terdapat 10 rancangan peraturan daerah yang akan dibahas bersama DPRD Rembang. Rinciannya 7 usulan Pemkab, baru diserahkan ke DPRD sebanyak 2 Raperda, meliputi Raperda perlindungan anak dan perubahan Perda tempat pelelangan ikan. Sedangkan untuk tiga Raperda merupakan sisa tahun lalu, diantaranya pengelolaan cagar budaya, pelayanan publik dan penataan pasar tradisional, pusat perbelanjaan dan toko modern.

Sementara itu Ketua Badan Legislasi DPRD Rembang, Puji Santoso menyatakan pihaknya tak bisa membahas Raperda satu per satu, untuk menghemat waktu dan biaya. Kalau semua data sudah masuk sesuai program legislasi daerah, maka dewan akan langsung membentuk tim panitia khusus.

Puji Santoso menambahkan sejumlah informasi itu telah disampaikan, ketika forum rapat pimpinan gabungan DPRD.

Ia menyadari Bagian Hukum sudah berupaya, tapi kendala utama satuan kerja perangkat daerah yang mengusulkan Raperda, lamban menyerahkan naskah akademik maupun dokumen lain sesuai persyaratan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *