Flash News
No posts found

Tak Ada Seleksi CPNS, Satu Instansi Akan Terima Pegawai

Petugas medis rumah sakit dr R Sutrasno Rembang.

Petugas medis rumah sakit dr R Sutrasno Rembang.

Rembang – Pemerintah kabupaten Rembang memastikan tahun 2014 ini tidak ada penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari formasi umum.

Asisten III Setda Rembang bidang kepegawaian, Abdullah Zawawi menuturkan pihaknya mewacanakan penerimaan CPNS pada tahun 2015 mendatang. Yang utama disiapkan adalah anggaran penggajian, sesuai jumlah formasi. Kalau nantinya digelar oleh daerah, maka butuh dana seleksi. Tapi ia memprediksi kemungkinan langsung ditangani pemerintah pusat. Untuk sementara, Pemkab Rembang memberdayakan tenaga PNS yang ada, sampai nantinya bisa menutup lubang lubang kekurangan personel dengan seleksi baru.

Menurut Zawawi, hanya rumah sakit dr R Sutrasno Rembang yang tahun ini akan melangsungkan penerimaan pegawai. Status rumah sakit sudah Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), sehingga melalui Peraturan Bupati diperbolehkan melakukan seleksi. Meski tidak menyandang predikat pegawai negeri, namun pegawai yang diterima diperlakukan seperti layaknya pegawai negeri, semisal ada jenjang kepangkatan, bahkan berhak mendapatkan uang pensiun.

Humas Rumah Sakit dr R Sutrasno Rembang, Giri Saputro ketika dikonfirmasi, hari Jumat (20 Juni 2014) membenarkan seiring dengan cakupan pelayanan rumah sakit semakin luas, muncul masalah kekurangan jumlah personel tenaga medis. Pihaknya saat ini masih menghitung berapa kebutuhan, sekaligus mempersiapkan pelaksanaan seleksi. Paling banyak dicari adalah tenaga perawat. Kalau tahapan lancar, tahun ini perekrutan akan dimulai.

Jika melihat dokumen rencana kerja pemerintah daerah, rumah sakit dr R Sutrasno Rembang menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan. Maka kedepan terus ditingkatkan mutunya. Semisal pada tahun 2013 lalu, APBD Rembang menggelontorkan dana cukup besar ke rumah sakit tersebut. Rinciannya belanja tidak langsung hampir Rp 21 miliar, dengan realisasi Rp 19,7 miliar, sedangkan belanja langsung Rp 67 miliar, terserap sekira Rp 52 miliar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *