Flash News
No posts found

Kambuh Lagi, Waspadai Trend Tahunan

Aksi Curanmor di Rembang yang sempat terekam kamera CCTV, beberapa waktu lalu. Belakangan kasus Curanmor marak lagi.

Aksi Curanmor di Rembang yang sempat terekam kamera CCTV, beberapa waktu lalu. Belakangan kasus Curanmor marak lagi.

Rembang – Belakangan ini kasus pencurian sepeda motor kembali marak. Pelaku bahkan terang terangan beraksi, di pinggir jalan raya yang suasananya cukup ramai. Peristiwa itu terjadi Minggu (22 Juni 2014) sekira pukul setengah enam pagi, di teras rumah Lana Santoso (47 tahun), Jl Kartini No. 77, sebelah barat eks Stasiun Rembang. Motor Yamaha Mio berwarna merah K 5696 BD miliknya amblas digasak pencuri.

Lana Santoso menceritakan waktu kejadian, motor dalam posisi dikunci stang. Ia ke belakang sebentar untuk mandi. Tapi begitu selesai, sudah mendapati motornya raib. Menurut Lana, sama sekali tidak mendengar suara berisik. Tapi sehari sebelumnya sempat memergoki seorang pria mencurigakan di depan rumah, seperti tengah survei lokasi. Usai kejadian, dirinya langsung melapor ke Polres Rembang.

Akibat peristiwa tersebut, Lana merugi sekira Rp 6 juta. Ia berharap kalau ada masyarakat mengetahui seseorang akan menjual motor Yamaha Mio warna merah tanpa surat surat, sudi memberikan informasi kepada kepolisian terdekat.

Seorang mantan residivis Curanmor yang enggan diungkapkan identitasnya membeberkan motor curian dari TKP Rembang, banyak masuk ke wilayah kabupaten Pati. Ada sindikat penadah, seperti layaknya pedagang sepeda motor. Tarif per unitnya bervariasi, rata rata Rp 2 juta, tentu tergantung merek dan kondisi kendaraan.

Sementara itu, Kapolsek Rembang Kota, AKP Suhaendi Tirta menghimbau masyarakat mewaspadai trend kejahatan tahunan. Masa menjelang Ramadan dan Lebaran, seperti tahun tahun sebelumnya, angka kriminalitas cenderung meningkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *