Flash News
No posts found

“Ada Dugaan Barang Bukti Dibakar, Mungkin Kasus Kita Hentikan…”

Eko Yuristianto, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Rembang.

Eko Yuristianto, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Rembang.

Rembang – Kejaksaan Negeri Rembang mengaku kesulitan menindaklanjuti kasus dugaan korupsi kebun bibit rakyat di lingkungan Dinas Pertanian Dan Kehutanan. Salah satunya mengenai penghitungan kerugian negara, sampai sekarang masih belum jelas.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Rembang, Eko Yuristianto menuturkan pada bulan Juli tahun 2013 lalu, pihaknya mengirimkan surat permintaan kepada BPKP agar menghitung kerugian negara kasus tersebut. Kemudian dijawab oleh BPKP yang meminta data harga bibit jati dan spesifikasi sample bibit, sebelum datang ke Rembang.

Ia beralasan kasus itu terjadi pada tahun anggaran 2010 lalu, saat dirinya belum bertugas di Rembang. Pimpinan Kejaksaan Negeri sempat memerintahkan untuk turun ke lapangan, sekaligus mencari bukti bukti lain. Sekarang, bibit jati sudah besar, pihaknya sulit melaporkan data secara akurat. Apalagi ada bibit yang terbakar, muncul dugaan sengaja dibakar, untuk menghilangkan barang bukti.

Eko Yuristianto menambahkan dirinya sudah menyampaikan kendala tersebut, ketika kegiatan supervisi dengan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah.

Kedepan akan dicoba pendalaman lagi. Namun jika masih buntu, menurut rencana kasus kebun bibit rakyat akan dihentikan. Pihaknya ingin fokus pada kasus lain, yang juga butuh penanganan.

Sebagaimana kami beritakan sebelumnya, kasus kebun bibit rakyat ini dianggarkan oleh pemerintah pusat sebesar Rp 1,4 miliar pada tahun 2010. Terdapat 28 kelompok di kabupaten Rembang, masing masing memperoleh bantuan Rp 50 juta.

Sejumlah kelompok mematuhi aturan, tapi ditemukan ada kelompok langsung membeli bibit jadi, berdalih keterbatasan waktu. Padahal mustinya mereka melakukan pembibitan sendiri sejak awal. Atas masalah itu, pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek, Suwarno ditetapkan menjadi tersangka. Suwarno dulu merupakan pejabat Distanhut, kini pindah tugas ke instansi Dishubkominfo Kab. Rembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *