Flash News
No posts found

“Kami Laporkan, Tak Tahu Dikasihani…”

Warga desa Lodan Kulon Kec. Sarang mendatangi Polres Rembang, hari Kamis.

Warga desa Lodan Kulon Kec. Sarang mendatangi Polres Rembang, hari Kamis.

Sarang – Sekira 15 orang warga desa Lodan Kulon Kec. Sarang, hari Kamis (26 Juni 2014) mendatangi Polres Rembang, untuk melaporkan mantan kepala desa Lodan Kulon, M. Ghufron, karena diduga terlibat dalam penyimpangan beras keluarga miskin atau Raskin.

Ahmad Kholid Suyono, tokoh masyarakat desa Lodan Kulon Kec. Sarang mensinyalir pada bulan Juli dan Agustus 2013, jatah Raskin tidak dibagikan kepada warga. Jumlah setiap bulan Raskin yang diterima sekira 5.370 kilo gram, maka ada 10.740 Kg yang tidak jelas kemana larinya. Dengan nilai kerugian Rp 50 juta lebih. Kholid berharap aparat kepolisian untuk menindaklanjuti, meski Ghufron sudah tidak lagi menjabat sebagai Kades.

Kenapa tidak dulu dulu kasus ini dilaporkan ? Ketua Lembaga Adat Desa Lodan Kulon, Amam beralasan sebenarnya warga masih merasa kasihan terhadap M. Ghufron. Tak ada penerima Raskin berani memprotes langsung. Tapi belakangan yang bersangkutan justru memancing kekisruhan di desa, sehingga kekesalanpun langsung memuncak. Salah satunya insiden pencegatan alat berat beckhoe yang melintasi desa Lodan Kulon. Operator alat berat sudah mendapatkan izin dari Kades Lodan Kulon, tapi oleh orang orangnya Ghufron, nekat menghadang sekaligus melarang lewat alat berat.

Amam menimpali pihaknya sudah menyerahkan bukti bukti permulaan kepada penyidik Polres Rembang. Isinya tentang data penerima dan jumlah Raskin selama dua bulan itu.

Kepala Satuan Reserse Dan Kriminal Polres Rembang, AKP Joko Santoso meminta jangan langsung menyimpulkan bahwa M. Ghufron, selaku terlapor bersalah. Polisi baru menerima aduan warga. Butuh pendalaman materi dan penyelidikan. Setelah dipastikan ada tindak pidananya, baru bisa dinaikkan ke tingkat penyidikan. Kalau tidak ada, maka tak bisa diproses secara hukum. Apalagi kasusnya sudah berlalu cukup lama, kemungkinan besar barang bukti Raskin sulit ditemukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *