Flash News
No posts found

Diwarnai Adu Mulut, 18 Orang Terjaring

Petugas Satpol PP mengecek kondisi kafe karaoke yang tertutup rapat, Sabtu dini hari.

Petugas Satpol PP mengecek kondisi kafe karaoke yang tertutup rapat, Sabtu dini hari.

Rembang – Tim gabungan, Satpol PP, Polres dan Dinsosnakertrans Kab. Rembang, sejak Jumat malam hingga Sabtu pagi dini hari (28 Juni 2014) menggelar razia hotel, kafe karaoke dan warung kopi.

Enam wanita pelayan warung kopi diamankan. Mereka langsung dibawa ke kantor Dinsosnakertrans Kab. Rembang, karena masih dibawah umur. Selain itu enam pasangan bukan suami isteri kepergok berduaan di dalam kamar hotel, ikut digaruk.

Kepala Seksi Ketentraman Dan Ketertiban Satpol PP Rembang, Edi Purdayanto menuturkan tim razia dibagi menjadi dua kelompok. Dari hasil penyisiran, hampir semua kafe karaoke tutup mulai H – 2 sebelum puasa. Hanya Kafe Palapa di pinggir jalan lingkar Weton – Gedangan yang nekat masih buka. Secara umum, razia berlangsung lancar. Sempat terjadi adu mulut, ketika petugas mendatangi sebuah warung kopi di dekat SMPN I Pamotan.

Edi Purdayanto menambahkan hasil razia tidak sebanding dengan tenaga dan biaya. Ia menduga informasi sudah bocor, sehingga belum memenuhi target. Maka kedepan razia akan dipersiapkan lebih matang. Termasuk untuk mengoperasi peredaran minuman keras.

Menurutnya Pemkab Rembang memberikan rambu rambu cukup jelas, selama bulan suci Ramadan. Bagi kafe karaoke, wajib tutup dua hari sebelum puasa sampai dengan 10 hari setelah Lebaran. Rumah biliyard dan play station hanya diperbolehkan buka dari jam satu siang sampai lima sore, sedangkan warung kopi, buka mulai jam lima sore hingga 10 malam, tanpa membunyikan musik.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *