Flash News
No posts found

Diungkap Sindikat Semen Curah, Gunakan Segel Asli

Sebuah truk disita sebagai barang bukti kasus penggelapan semen curah.

Sebuah truk disita sebagai barang bukti kasus penggelapan semen curah.

Kragan – Polres Rembang mengamankan dua orang tersangka, karena diduga terlibat dalam penggelapan semen curah dari truk tangki semen. Keduanya masing masing berinisial ABL, sopir truk, warga Tuban Jawa Timur dan JM warga desa Plawangan Kec. Kragan – Rembang.

Kasus itu bermula ketika ABL mengangkut semen curah seberat 32 ton, dibawa ke Pelabuhan Tuban Jawa Timur. Tapi justru yang dibongkar hanya 22 ton, sedangkan 10 ton sisanya siap diturunkan ke rumah JM di desa Plawangan. Polisi yang mencurigai keberadaan truk tersebut, kemudian menangkap keduanya.

Kepala Satuan Reserse Dan Kriminal Polres Rembang, AKP Joko Santoso menuturkan ABL dijerat pasal penggelapan, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara, sedangkan JM selaku penadahnya ikut terseret.

AKP Joko Santoso menambahkan saat tiba di Plawangan, semen curah dikemas lagi per sak berisi 50 kilo gram. Tersangka ABL menjualnya kepada penadah seharga Rp 22 ribu setiap sak. Yang mengherankan, mereka membawa pula segel asli, agar semen lebih mudah dipasarkan. Kasus ini menunjukkan adanya keteledoran bagian pengecekan barang di pelabuhan Tuban.

Menurut pengakuan JM, aksi tersebut sudah berulang kali dilakukan, karena keuntungannya cukup menggiurkan.

Polres Rembang mengamankan barang bukti berupa sebuah truk dan semen curah. Truk diparkir di pinggir jalan raya Rembang – Blora, karena keterbatasan halaman Mapolres. Polisi juga terus berupaya menelusuri kemungkinan adanya tersangka pelaku lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *