Flash News
No posts found

Terbuka Peluang, Bidik Hampir 4 Ribu Pelanggan

Waduk Panohan Kec. Gunem.

Waduk Panohan Kec. Gunem.

Gunem – Waduk Panohan Kec. Gunem yang sekian lama nyaris menganggur, akhirnya akan dimanfaatkan oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Rembang. Menurut rencana, waduk terbesar di kabupaten Rembang itu, untuk menopang kebutuhan air minum di Kec. Sulang, Gunem dan Pamotan.

Kepala Bagian Tekhnik PDAM Rembang, Suroso mengatakan pihaknya telah mengajukan izin pengambilan air baku sebesar 40 liter per detik kepada Balai Besar Sungai (BBS) Pemali – Juana. Saat ini BBS Pemali Juana masih memproses rekomendasi tekhnisnya. Kedepan suplai air ke Kec. Sulang dan Gunem menjadi prioritas. Apalagi khusus Kec. Gunem, belum mempunyai jaringan air minum.

Suroso menambahkan tiga tahun lalu, pihaknya pernah mengajukan pemanfaatan air Waduk Panohan, kala itu belum mendapatkan respon positif. Baru kali ini BBS Pemali – Juana kembali membuka peluang tersebut. Tak ada kompensasi apapun, karena BBS Pemali – Juana memang bertugas menyiapkan kebutuhan irigasi pertanian maupun air minum masyarakat. Begitu izin turun, PDAM akan menggelontorkan dana Rp 10 miliar, untuk membangun sistem jaringan air dari Waduk Panohan, menuju permukiman penduduk. Ditargetkan akhir tahun 2015 beroperasi dan mampu melayani sekira 3.800 an pelanggan.

Sementara itu, Sugiyo, salah satu pelanggan PDAM di desa Landoh Kec. Sulang mengaku selama ini pasokan air dari Rowo Sambongan Jatimudo sering macet pada musim kemarau. Bahkan ketika puncak bencana kekeringan, warga mendapatkan pembebasan pembayaran rekening, karena air tidak keluar sama sekali.

Sugiyo mendukung penuh, rencana pengambilan air Waduk Panohan Kec. Gunem. Tujuannya supaya kebutuhan air masyarakat dapat terpenuhi. Tak perlu susah susah lagi membeli air dari mobil tangki.

1 Komentar

  1. Wong Mlagen

    Mohon kalau memang ada rencana pemanfaatan Waduk Panohan untuk PDAM, Desa Mlagen harap dimasukkan prioritas karena ketika kemarau krisis air bersih.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *