Flash News
No posts found

Sekolah Ini Lama Kelamaan Terancam

Panitia PPDB SMA Kartini Rembang, menunggu calon pendaftar, Senin pagi.

Panitia PPDB SMA Kartini Rembang, menunggu calon pendaftar, Senin pagi.

Rembang – SMA Kartini Rembang bingung, karena sampai hari Senin (30 Juni 2014), jumlah pendaftar calon peserta didik baru, baru 15 anak. Kondisi ini timpang terlalu jauh, dari kapasitas yang tersedia, yakni mencapai 120 anak.

Poniran, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan mengatakan sebenarnya sudah melakukan berbagai upaya, untuk mendongkrak jumlah pendaftar, seperti pendekatan orang tua murid, promosi ke SMP/MTS, bahkan menggratiskan biaya pendaftaran dan seragam. Ia menduga penurunan terjadi, salah satu pemicunya karena siswa lebih memilih melanjutkan ke sekolah menengah kejuruan (SMK).

Maka SMA Kartini akan tetap membuka pendaftaran peserta didik baru, meski kelak tahun ajaran baru sudah dimulai. Bagaimanapun kegiatan belajar mengajar, musti terus berjalan. Jangan sampai sekolah tutup, gara gara tidak ada murid.

Dugaan Poniran memang benar. Sejumlah sekolah menengah kejuruan di kabupaten Rembang, belakangan kebanjiran peminat.

Di SMKN Sedan misalnya. Semula akan menerima 180 anak, tetapi atas permintaan masyarakat diwakili komite sekolah, tidak masalah kalau menerima sampai 200 anak, karena jumlah pendaftar kebetulan melebihi rencana semula. Hal itu disiasati dengan penggemukan kelas.

Humas SMKN Sedan, Ahmad Fathoni menuturkan peningkatan tersebut, disebabkan lokasi sekolah cukup strategis. Tidak hanya menjadi rujukan warga kecamatan Sedan, namun juga didukung daerah penyangga, seperti Kec. Kragan, Sarang dan Pamotan.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi D DPRD Rembang, Rohmat Isnaeni meminta Dinas Pendidikan memperketat pengajuan tambahan kelas baru bagi SMA maupun SMK. Tujuannya untuk menyelamatkan sekolah lain, dari ancaman gulung tikar. Ia menyadari memilih sekolah, merupakan hak masyarakat. Tapi pemerintah perlu memberikan aturan yang jelas, sehingga tercipta persaingan sehat dalam mencari murid.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *