Flash News
No posts found

Akhirnya Diserahkan

Jembatan gantung Karaskepoh sebelum dirombak.

Jembatan gantung Karaskepoh sebelum dirombak.

Pancur – Jembatan gantung desa Karaskepoh Kec. Pancur, resmi diserahkan kepada pihak desa, Sabtu sore (05 Juli 2014), setelah melalui proses perombakan oleh jajaran Kodim Rembang, selama hampir tiga bulan.

Sekretaris Desa Karaskepoh Kec. Pancur, Subandi menuturkan ada sejumlah perbedaan mencolok, antara jembatan gantung lama dengan kondisi sekarang. Dulu jembatan gantung selalu bergoyang, ketika ada yang melintas. Sekarang tidak lagi, karena di bawah jembatan dilengkapi dengan 4 titik pondasi penyangga, sehingga memperkokoh jembatan. Dari sisi panjangnya masih tetap, yakni 60 meter, menghubungkan desa Karaskepoh dengan Tuyuhan. Yang membedakan lebarnya, semula 1,5 meter, kini ditambah 1,8 meter. Menurutnya lumayan, bisa untuk perlintasan dari dua arah.

Subandi mengaku masyarakat sangat berterima kasih terhadap kerja keras Kodim Rembang, menata jembatan tersebut. Ia berharap nantinya memperlancar kegiatan warga.

Komandan Kodim Rembang, Letkol Wawan Indaryanto menjelaskan rehab jembatan menelan dana Rp 500 juta, merupakan sumbangan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Selama rehab, anggota Koramil Pancur lebih sering berada di lokasi. Tidak ada kendala berarti. Hanya saja memang pihaknya musti memperhatikan situasi kanan kiri jembatan yang rawan longsor.

Letkol Wawan Indaryanto menambahkan ketertinggalan suatu daerah, termasuk menjadi salah satu fokus perhatian TNI, dalam rangka pembinaan teritorial wilayah.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *