Flash News
No posts found

K Jadi Tersangka, Wanita Ini Susul Kasus Sumber

Kasi Pidana Khusus Kejaksaasn Negeri Rembang, Eko Yuristianto.

Kasi Pidana Khusus Kejaksaasn Negeri Rembang, Eko Yuristianto.

Sluke – Kejaksaan Negeri Rembang resmi menetapkan K, seorang wanita warga desa Sluke Kec. Sluke sebagai tersangka kasus dugaan penyimpangan dana simpan pinjam perempuan (SPP) program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM). K sebelumnya berstatus sebagai bendahara Unit Pengelola Kegiatan UPK PNPM Kec. Sluke. Namun semenjak ditemukan dugaan penyimpangan, ia kemudian dinonaktifkan.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Rembang, Eko Yuristianto membenarkan kasus di Kec. Sluke itu telah ditingkatkan statusnya, dari penyelidikan menjadi penyidikan. Maka pihaknya akan segera meminta bantuan Badan Pengawas Keuangan Dan Pembangunan (BPKP), untuk menghitung angka kerugian negara. Sementara ini baru terdapat data hasil audit Tim Fasilitator kabupaten pada akhir tahun 2013 lalu, yang menemukan selisih laporan keuangan sebesar Rp 900 juta lebih.

Eko Yuristianto menambahkan tersangka sampai hari Minggu (06 Juli 2014) belum ditahan, karena menunggu selesainya pemberkasan.
Bagaimana peran K dan modus penyimpangannya seperti apa, ia belum membeberkan, lantaran harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan Kepala Kejaksaan Negeri Rembang.

Kasus yang membelit pengelolaan dana simpan pinjam perempuan ini, cukup merugikan masyarakat. Suyoto, Ketua UPK PNPM Kec. Sluke mengatakan kalau kasus tidak cepat tuntas, maka dana simpan pinjam perempuan pada tahun tahun berikutnya akan dihentikan, sebagai bentuk sanksi.

Tak hanya di Kec. Sluke, penyelewengan dana simpan pinjam perempuan PNPM juga pernah terjadi di Kec. Sumber, melibatkan orang dalam unit pengelola kegiatan. Modusnya mengajukan pinjaman dari kelompok fiktif. Kasus tersebut menyeret dua orang tersangka, ibu dan anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *