Flash News
No posts found

“Jangan Sampai Ada Yang Diamputasi…”

Kapolsek Sedan, AKP I Made Hartawan.

Kapolsek Sedan, AKP I Made Hartawan.

Sedan – Petugas Polsek Sedan beberapa kali memantau desa Karangasem, karena di lokasi tersebut, ada warga yang ditengarai memproduksi petasan. Tahun lalu, Polres Rembang pernah menggrebek sebuah rumah. Pelaku berinisial K melarikan diri, namun barang bukti ratusan petasan, sarana produksi dan bubuk mercon diamankan sebagai barang bukti.

Kapolsek Sedan, AKP I Made Hartawan mengungkapkan anggotanya sudah mendatangi rumah K, untuk mengantisipasi kasus serupa kembali terulang. Saat tiba, tidak menemukan tanda tanda aktivitas pembuatan petasan. Kemungkinan besar, kegiatan terlarang itu telah dihentikan.

AKP I Made Hartawan menimpali aparat kepolisian sebelum bulan suci Ramadan, telah mengirimkan surat himbauan kepada seluruh pemerintah desa, untuk ikut memantau minuman keras dan petasan. Kalau ada, secepatnya dilaporkan kepada aparat kepolisian. Melalui forum pimpinan kecamatan, hal ini juga disampaikan. Peran orang tua maupun keluarga, menurutnya sangat penting. Terbukti, bunyi suara petasan tahun ini semakin jarang terdengar.

Ia mengingatkan bahaya petasan, yang bisa membuat tangan putus. Sudah sering muncul kejadian di sejumlah daerah, warga masuk rumah sakit, bahkan diamputasi, gara gara terkena ledakan petasan. Sangat disayangkan, ketika orang lain bisa berlebaran bersama keluarga, justru harus menjalani perawatan, karena mercon yang mustinya bisa dihindari sejak awal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *