Flash News
No posts found

Terima Tambahan Rompi Peluru, Tim Pengurai Siaga

Wakapolres Rembang, Kompol Wahyu Purwidiarso mengecek sebuah rompi anti peluru.

Wakapolres Rembang, Kompol Wahyu Purwidiarso mengecek sebuah rompi anti peluru.

Rembang – Polres Rembang menyiagakan tim pengurai massa sebanyak 30 orang, yang akan mengendalikan situasi, ketika terjadi kericuhan dalam Pemilu Presiden, 09 Juli 2014. Mereka khusus mengendarai sepeda motor trail.

Wakil Kepala Polres Rembang, Kompol Wahyu Purwidiarso mengatakan hal itu, disela sela pengecekan sarana pra sarana pasukan pengamanan Pilpres, di halaman Mapolres, Selasa pagi (08 Juli 2014).

Tim pengurai massa siaga di Mapolres dan setiap saat bisa langsung meluncur ke lokasi kejadian, apabila dibutuhkan. Pihaknya sengaja memilih personel yang posturnya tinggi, karena harus bisa menguasai kendaraan motor trail dengan kapasitas besar, 250 cc.

Tak hanya motor trail, Wakapolres juga mengecek kesiapan sarana lain, seperti senjata api laras panjang, pistol gas air mata dan baju rompi anti peluru. Khusus baju anti peluru, Kompol Wahyu Purwidiarso menambahkan Polres Rembang baru menerima bantuan dari Mabes Polri sebanyak 100 an buah. Kali ini bentuk dan bobotnya lebih ringan, kurang dari 1 kilo gram, sehingga leluasa dipakai, untuk keamanan anggota di lapangan.

Hanya saja semua piranti itu, diharapkan tidak sampai terpakai. Wahyu ingin jalannya Pemilu Presiden benar benar aman dan kabupaten Rembang tetap kondusif.

Polisi lebih dulu mengedepankan upaya persuasif, ketika terjadi ancaman gangguan. Ia mencontohkan semua petugas PAM Tempat Pemungutan Suara, tidak satupun yang membawa senjata api.

Semua pasukan bersenjata sebatas disiagakan di Mapolres, termasuk back up sebanyak dua pleton atau 60 orang anggota Brimob Pati. Brimob berada di Polsek Rembang Kota dan Polsek Lasem, menunggu instruksi lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *