Flash News
No posts found

Waktu Laporan Diperketat, Harus Cepat

Spanduk himbauan agar pemilih jangan mau dibeli, terpasang di depan kantor Panwas Pemilu Kab. Rembang.

Spanduk himbauan agar pemilih jangan mau dibeli, terpasang di depan kantor Panwas Pemilu Kab. Rembang.

Rembang – Menjelang hari pencoblosan Pemilu Presiden, Panwas Pemilu Kab. Rembang meningkatkan pengawasan terhadap kemungkinan aksi bagi bagi uang maupun Sembako kepada pemilih.

Ketua Panwas Pemilu Kab. Rembang, Mukhlis Ridho mengatakan pihaknya membentuk Satuan Tugas Anti Politik Uang, melibatkan seluruh PPL dan Panwas Kecamatan. Begitu ada yang memergoki pelaku pembagian uang, diminta cepat menangkap. Kalau masih memungkinkan, bisa minta bantuan kepada PPL terdekat, Panwas Kecamatan maupun aparat kepolisian, sehingga diamankan bersama sama, untuk mengurangi resiko.

Mukhlis Ridho menambahkan antar tim sukses, kemungkinan juga akan saling mengawasi. Ia mempersilahkan temuan segera dilaporkan kepada Panwas Pemilu, karena waktunya sangat terbatas, maksimal 3 hari. Aturan ini berbeda dibandingkan Pemilu Legislatif lalu, maksimal laporan 7 hari setelah ditemukan. Maka selepas 3 hari dianggap kadaluwarsa dan tidak bisa diproses.

Soal penanganan laporan pelanggaran, Panwas Pemilu hanya memiliki waktu tiga hari untuk melakukan klarifikasi. Apabila memenuhi unsur pidana, dilimpahkan kepada Tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang terdiri dari unsur Panwas Pemilu, Polres dan Kejaksaan Negeri. Proses ditingkat Gakkumdu diberi jatah waktu 5 hari. Menurutnya, total waktu yang disediakan dari awal sampai akhir selama 30 hari, kasus tersebut harus bisa diputus Pengadilan Negeri.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *