Flash News
No posts found

Coblosan Pilpres Diulang, Penyebabnya Lucu

Suasana pemungutan suara ulang di TPS 14 desa Sumberejo Rembang.

Suasana pemungutan suara ulang di TPS 14 desa Sumberejo Rembang.

Rembang – Pemungutan suara Pemilu Presiden di tempat pemungutan suara (TPS) 14 dusun Grajen desa Sumberejo Kec. Rembang Kota terpaksa diulang, Rabu pagi (09 Juli 2014) karena ada pemilih kepergok mencoblos dua kali.

Awalnya, anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) tanpa sengaja memberikan dua lembar surat suara yang menempel menjadi satu, kepada seorang pemilih berusia lanjut, Mahmud.

Mahmud mengaku langsung menuju ke dalam bilik suara. Kedua surat suara dicoblos semua, setelah itu dimasukkan kotak suara. Ia tidak mengira hal itu sebuah kesalahan, karena menganggap seperti Pemilu Legislatif lalu, memperoleh surat suara lebih dari satu.

Setelah Mahmud memasukkan dua surat suara ke dalam kotak, Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) memergoki. Seketika pemungutan suara dihentikan. Padahal saat itu dari 368 orang pemilih, sudah 69 orang yang menyalurkan hak suara.

Anggota PPL desa Sumberejo Rembang, Ari Susanti Andi Riyani mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan Panwas Pemilu Kecamatan dan Kabupaten. Ia kemudian merekomendasikan pemungutan suara harus diulang. Petugas Linmas segera membagikan surat undangan untuk kali kedua kepada pemilih yang terlanjur nyoblos, agar bisa mengejar waktu penutupan pemungutan suara pukul 13.00 wib.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kab. Rembang, Minanus Suud menyatakan logistik surat suara pemungutan ulang, diambilkan dari cadangan 2 % dan dibantu TPS terdekat.

Sementara itu, pengumuman perolehan suara sementara Pilpres di depan Sekretariat KPU Kab. Rembang, mendapatkan sambutan hangat masyarakat. Kali pertama dibuka pukul 16.00 WIB, baru 141 TPS melaporkan datanya, dari total 1.600 TPS. Hasilnya pasangan Prabowo – Hatta meraup 10.930 suara, sedangkan Jokowi – JK unggul dengan 23.266 suara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *