Flash News
No posts found

Kubu Jokowi – JK Kaget, Prabowo – Hatta Pilih No Comment

Seorang pemilih di desa Sumberejo Rembang mencelupkan jarinya usai nyoblos.

Seorang pemilih di desa Sumberejo Rembang mencelupkan jarinya usai nyoblos.

Rembang – Kekalahan pasangan Prabowo Subianto – Hatta Radjasa dalam Pemilu Presiden di kabupaten Rembang, disinyalir salah satunya karena pergerakan mesin 7 partai politik pendukung pasangan tersebut, kurang kompak mendekati pemilih. Padahal Prabowo – Hatta didukung lebih banyak partai politik, meliputi Gerindra, Golkar, PPP, PAN, PKS, Demokrat dan PBB.

Bahkan Pelaksana Tugas Bupati Rembang, Abdul Hafidz menjadi ketua tim suksesnya. Dugaan itu diungkapkan sejumlah relawan yang menemukan banyak pemilih di pelosok pedesaan tidak memahami figur Prabowo Subianto, sehingga lebih senang memilih pasangan Joko Widodo – Jusuf Kalla. Alasannya Jokowi cukup terkenal, berkat pemberitaan tentang mobil Esemka dan kiprahnya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Ketua Dewan Pengurus Cabang Partai Gerindra Kab. Rembang, Sumartono menyatakan no comment, kalau ada anggapan tujuh mesin partai di daerah tidak seiring sejalan. Hanya saja sejak awal pihaknya sudah memperkirakan provinsi Jawa Tengah akan dimenangkan pasangan Jokowi – JK. Sentimen kedaerahan cukup mempengaruhi bagi pemilih di Jawa Tengah, karena Joko Widodo berasal dari Solo. Lagipula menurutnya tidak ada rumus baku, apakah hasil Pemilu Legislatif akan berdampak positif terhadap hasil Pemilu Presiden. Khusus kabupaten Rembang, Sumartono mengakui kalah. Sedangkan ditingkat nasional, pria asli desa Kuangsan Kec. Kaliori tersebut menunggu pengumuman resmi dari KPU Pusat tanggal 22 Juli mendatang.

Sementara itu, Ketua Tim Sukses Jokowi – JK sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kab. Rembang, Sumadi HS mengatakan formulir hasil penghitungan suara model C 1 dari tempat pemungutan suara sudah diterima. Ia mengklaim Jokowi – JK menang hampir 70 % di kabupaten Rembang. Agak mengagetkan, lantaran angkanya melebihi prediksi. Semula tim hanya memathok target 60 % suara.

Sumadi menganggap figur Jokowi mengena di hati sebagian besar masyarakat. Pihaknya tinggal mengimbangi dengan menggiatkan struktur tim sukses sampai ke tingkat desa dan didukung pula semangat para relawan. Setelah pencoblosan, fokusnya beralih pada pengawasan rekapitulasi manual desa, kecamatan dan kabupaten, agar bersih dari kecurangan.

Komisioner KPU Kab. Rembang, M. Salam menjelaskan pihaknya telah mengumumkan hasil penghitungan suara di 1.291 TPS. Hasilnya pasangan Jokowi – JK unggul dengan meraup 196.809 suara, sedangkan pasangan Prabowo – Hatta memperoleh 102.764 suara. Untuk sementara, Jokowi – JK unggul di 13 kecamatan. Prabowo – Hatta hanya menang di Kec. Sarang. Menurutnya masih ada 300 an TPS yang sengaja tidak diumumkan melalui layar lebar, karena nantinya akan disampaikan dalam rekapitulasi manual tingkat kabupaten.

Kalau melihat tabulasi data, diperkirakan partisipasi pemilih dalam Pemilu Presiden Kab. Rembang mencapai hampir 80 %.

M. Salam menambahkan semuanya akan diketahui lebih rinci, ketika rekapitulasi suara secara manual tingkat kabupaten, tanggal 15 – 17 Juli 2014.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *