Flash News
No posts found

Memprihatinkan, 18 Wanita Terjaring

Wanita penjaga Warkop, saat berada di kantor Satpol PP Rembang, Minggu dini hari.

Wanita penjaga Warkop, saat berada di kantor Satpol PP Rembang, Minggu dini hari.

Rembang – Petugas Satpol PP menjaring sekira 18 orang pemilik dan wanita penjaga warung kopi, dalam giat operasi yang berlangsung sejak Sabtu malam hingga Minggu (13 Juli 2014) pukul 01.00 dini hari.

Semua dibawa ke kantor Satpol PP, karena melanggar aturan batas waktu jam buka. Padahal sesuai instruksi bupati, mustinya warung kopi hanya boleh buka maksimal pukul 10 malam, selama bulan suci Ramadan.

Kepala Kantor Satpol PP Rembang, Slamet Riyadi menjelaskan mereka diamankan dari warung kopi di pinggir jalan raya Rembang – Blora, utara Sulang dan di warung kopi sekitar desa Bangunrejo Kec. Pamotan. Yang cukup memprihatinkan, sebagian besar penjaga warung kopi masih dibawah umur. Setelah sampai kantor Satpol PP, pihaknya memberikan pembinaan, supaya mematuhi rambu rambu yang digariskan oleh pemerintah. Ia juga menekankan kepada pemilik warung kopi, untuk tidak mempekerjakan wanita belum cukup umur, karena bertentangan dengan Undang Undang Perlindungan Anak.

Slamet Riyadi menambahkan selain warung kopi, Satpol PP sekaligus mendatangi kafe karaoke, lantaran diduga ada yang nekat buka sembunyi sembunyi pada bulan Ramadan.

Namun saat tiba, kafe dalam keadaan tutup. Entah karena memang patuh atau informasi sudah bocor lebih dulu. Ia menyarankan masyarakat untuk melapor, kalau ternyata ada kafe karaoke membandel.

Slamet berjanji akan menindaklanjuti temuan pekerja dibawah umur, sambil berkoordinasi dengan Dinas Sosial Tenaga Kerja Dan Transmigrasi. Kedepan harapannya ada langkah penanganan, sama sama ikut mengendalikan pekerja anak.