Flash News
No posts found

Pencuri Menggila, Penjaga Sembunyi Di Kamar Mandi

Situasi sekitar TKP SMKN Sumber, usai diacak acak pencuri, Selasa pagi.

Situasi sekitar TKP SMKN Sumber, usai diacak acak pencuri, Selasa pagi.

Sumber – Kawanan pencuri beraksi membobol dua sekolah, Selasa dini hari (15 Juli 2014). Mereka lagi lagi menggasak CPU komputer, padahal kasus semacam ini sempat terhenti agak lama, setelah serangkaian kasus serupa di Kec. Pamotan dan Sedan.

Kejadian kali ini menimpa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri Sumber di desa Logung, sebuah sekolah yang baru saja diresmikan oleh Pelaksana Tugas Bupati Rembang, Abdul Hafidz.

Pelaku pencuri masuk dengan cara mencongkel jendela dan merusak tralis. Karena besi tralis ukurannya kecil, sehingga bisa dibobol. Sebenarnya penjaga sekolah yang tidur di ruangan lain sempat mendengar pencurian itu. Tapi karena sendirian, ia ketakutan. Pintu diberi ganjalan kursi, kemudian bersembunyi ke dalam kamar mandi. Setelah pelaku pergi, baru berani keluar dan akhirnya pihak sekolah melapor ke aparat kepolisian.

Kapolsek Sumber, AKP Bibit AS menjelaskan pihaknya meminta bantuan tim identifikasi Polres Rembang, untuk olah TKP. Dari hasil pengecekan, ada 25 CPU komputer dan 19 monitor sempat dibawa keluar ruangan. Namun pelaku hanya mengambil piranti bagian dalam sebanyak 8 CPU yang paling mahal, dengan nilai kerugian hampir Rp 16 juta. Diduga kuat sindikat yang menyatroni SMKN Sumber, memahami kualitas komputer.

AKP Bibit AS berharap sekolah menambah kekuatan penjaga malam. Mereka juga musti mengantongi nomor kontak kepolisian, setidaknya untuk mempercepat laporan ketika ada pencurian.

Tak hanya SMKN Sumber, ternyata dalam waktu hampir bersamaan, SMPN II Bulu yang terletak di lokasi terpencil, antara desa Warugunung dengan Pondokrejo Kec. Bulu, juga dibobol pencuri. Perkiraan pelaku berasal dari komplotan yang sama. Selesai dari SMKN Sumber, bergeser ke SMPN II Bulu.

Kapolsek Bulu, AKP Edi Pujiharto mengatakan barang yang hilang meliputi 7 buah komputer, 3 LCD, 3 buah CPU, 1 unit kamera video, 1 laptop, sound system beserta seperangkat alat musik, dengan perkiraan total kerugian Rp 100 an juta. Pencuri leluasa menguras barang berharga, karena penjaga sekolah pulang untuk makan sahur.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *