Flash News
No posts found

Kebanjiran Penggembira

Salah satu anggota group thong thong lek di Rembang, sibuk memasang pengeras suara, tahun lalu.

Salah satu anggota group thong thong lek di Rembang, sibuk memasang pengeras suara, tahun lalu.

Rembang – Panitia festival thong thong lek kabupaten Rembang, kebanjiran peserta dari group elektrik, meski mereka hanya sebagai penggembira. Sejak awal yang dilombakan hanya untuk group tradisional.

Karsono, Kepala Bidang Kebudayaan Dinbudparpora Kab. Rembang menuturkan sampai Jumat siang (18 Juli 2014), group elektrik yang mendaftarkan diri sudah mencapai 22 kelompok, sedangkan kategori tradisional baru 6 kelompok. Tapi ia meyakini jumlah peserta tradisional akan bertambah, karena ada informasi bahwa dari Sale dan Tegaldowo Kec. Gunem siap menyusul bergabung, ikut meramaikan pagelaran rutin tahunan itu.

Terkait route, pihaknya bersama Polres Rembang telah menetapkan masih sama seperti tahun lalu. Start dari sekitar SDN Kutoharjo selatan alun alun, menyusuri jalan Dr Sutomo, Perempatan Jaeni, Jl Kartini, Bundaran Pasar, Jl Pemuda dan finish di Perempatan Galonan Rembang. Penentuan route mempertimbangkan kajian aparat kepolisian, terutama menyangkut masalah lalu lintas. Kalau selesai di jalur selatan Rembang, harapannya tidak mengganggu kelancaran arus kendaraan di jalan nasional Pantura. Kegiatan tahun 2014, pihaknya serius mengemas lagu lagu wajib, agar thong thong lek lebih mendukung suasana bulan suci Ramadan. Ada dua lagu wajib, yakni Padang Mbulan dari Magdalena dan Cintai Aku Karena Allah dari Caka KDI.

Karsono menambahkan untuk babak penyisihan dengan cara menyusuri sejumlah ruas jalan, rencananya berlangsung tanggal 24 Juli, sedangkan babak finalnya tanggal 25 Juli 2014.

Hadiah diberikan lebih besar ketimbang tahun kemarin. Juara I Rp 3 juta, juara II Rp 2,5 juta dan juara III berhak menerima Rp 2 juta.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *