Flash News
No posts found

Akhir Pencarian Santinah

Sejumlah wanita di desa Criwik Kec. Pancur ini cemas, menunggu proses pencarian Santinah.

Sejumlah wanita di desa Criwik Kec. Pancur ini cemas, menunggu proses pencarian Santinah.

Pancur – Seorang nenek berusia sekira 80 tahun di desa Criwik Kec. Pancur, sempat menghilang dari rumah, karena tersesat masuk hutan.

Nenek bernama Santinah itu, langsung menjadi sasaran pencarian masyarakat satu kampung, setelah keluarganya mengabarkan belum juga pulang, semenjak Jumat petang. Warga langsung menyebar. Ada yang mencari ke luar desa, tapi sebagian besar menyisir lebatnya perbukitan. Karena situasi sudah gelap, akibatnya menghambat upaya pencarian. Hingga akhirnya pada Sabtu pagi (19 Juli 2014), seorang petani yang akan pergi ke tegalan memergoki Santinah menggigil kedinginan di bawah pohon. Tak berselang lama, warga berdatangan menuju lokasi, berjarak sekira 2 kilo meter, sebelah timur desa Criwik. Karena kondisi Santinah lemas, warga harus menggendong sampai ke rumah.

Mukhrim, salah satu warga desa Criwik mengatakan untungnya keberadaan Santinah cepat ketahuan. Kalau tidak, kemungkinan akan jauh lebih buruk. Apalagi udara terbilang sangat dingin.

Mukhrim menduga kala itu Santinah berniat akan pulang, tapi lupa jalan. Bukannya menuju permukiman, justru menjauh ke kawasan perkebunan.

Peristiwa tersebut menjadi pembelajaran bagi siapapun, yang memiliki anggota keluarga lanjut usia, agar lebih mencurahkan perhatian.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *