Flash News
No posts found

Dua Kubu, Satu Suara

Cewek cewek cantik pendukung Prabowo – Hatta di kabupaten Rembang. Mereka tidak akan berangkat ke Jakarta, saat pengumuman rekapitulasi suara oleh KPU Pusat.

Cewek cewek cantik pendukung Prabowo – Hatta di kabupaten Rembang. Mereka tidak akan berangkat ke Jakarta, saat pengumuman rekapitulasi suara oleh KPU Pusat.

Rembang – Dua kubu tim kampanye pasangan Capres – Cawapres di kabupaten Rembang menyatakan tidak akan mengerahkan massa ke Jakarta, untuk menyaksikan pengumuman pemenang Pemilu Presiden, sesuai hasil rekapitulasi manual KPU Pusat.

Sekretaris Tim Kampanye Jokowi – JK Kab. Rembang, Ridwan meyakini pihaknya akan meraih kemenangan. Tapi sesuai surat instruksi dari Dewan Pengurus Pusat (DPP), massa di daerah cukup melakukan sujud syukur di rumah saja. Sudah ada larangan datang ke Jakarta.

Kalau memang nantinya Jokowi – JK menang, tim akan menyembelih dua ekor sapi di kantor DPC PDI Perjuangan, Jl Rembang – Blora. Selain itu, pada malam Hari Raya Idul Fitri, para kader siap menggelar takbir keliling di seluruh Indonesia, termasuk kabupaten Rembang.

Hal senada diungkapkan Imam Zarkasyi, Ketua DPD Partai Amanat Nasional Kab. Rembang, selaku tim sukses Prabowo – Hatta. Dari pengurus partai tingkat pusat, juga menyarankan supaya menunggu hasil pengumuman rekapitulasi KPU Pusat di daerah masing masing. Kubu Prabowo – Hatta tetap optimis unggul..

Menurut rencana, hanya perwakilan tim koalisi merah putih dari kabupaten Rembang, yang akan berangkat ke Jakarta, pada hari Selasa (22/7). Ia khawatir kalau saling menggerakkan massa, rawan terjadi bentrokan.

Sebelumnya, antara pasangan Prabowo – Hatta dan Jokowi – JK sama sama yakin memenangkan Pemilu Presiden. Selain mengacu perhitungan cepat lembaga survei, kedua pasangan juga mempunyai data perolehan suara sendiri yang berbeda.

Hasil rekapitulasi manual KPU Pusat, akan menjawab teka teki tersebut. Polisi menyiagakan 3 ribuan personel, untuk menjaga pelaksanaan rekapitulasi. Sedangkan jajaran TNI siap mengerahkan 55 ribuan personel, membackup pengamanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *