Flash News
No posts found

Kebocoran Mengalir, Didesak Bangun Jembatan Khusus

Sebuah truk membawa batu gamping, keluar dari wilayah Sale, baru baru ini.

Sebuah truk membawa batu gamping, keluar dari wilayah Sale, baru baru ini.

Rembang – DPRD Rembang mendesak pemerintah kabupaten, untuk segera membangun jembatan timbang khusus truk pengangkut bahan tambang galian C, karena diduga selama ini banyak terjadi kebocoran pendapatan dari sektor tambang.

Muntohid, anggota DPRD Rembang dari Fraksi Bintang Keadilan menganggap Pemkab lamban, padahal rencana pembangunan jembatan timbang khusus truk pengangkut bahan tambang sudah dianggarkan sejak tahun 2013 lalu. Menurutnya, kalau ada alasan pemerintah kesulitan membebaskan lahan Perhutani, maka bisa diatasi dengan menyewa lahan milik warga.

Pelaksana Tugas Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengakui pihaknya masih terus mencari lokasi yang strategis, agar pendirian jembatan timbang efektif. Prioritasnya, untuk truk pengangkut batu andesit dan kalsit, sejenis batu gamping. Kalau tras, dianggap sudah jelas penampungnya, yakni PT Semen Indonesia Tuban Jawa Timur, sehingga armada melintasi jembatan timbang Sarang.

Abdul Hafidz menambahkan Pemkab akan membangun 3 titik jembatan timbang, dengan alokasi anggaran sekira Rp 1,1 miliar. Ada cukup banyak titik disurvei oleh dinas terkait, tapi fokusnya sekitar Sedan, Sale, Gunem dan Kragan. Diharapkan kelak armada pengangkut bahan tambang mematuhi bobot muatan, agar tidak mempercepat kerusakan jalan. Kalau melanggar, tentu ada sanksi denda yang akan masuk ke kas daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *