Flash News
No posts found

“Cegah, Jangan Sampai Menular..”

PLT Bupati Rembang, Abdul Hafidz saat berada di kantor kecamatan Sumber.

PLT Bupati Rembang, Abdul Hafidz saat berada di kantor kecamatan Sumber.

Sumber – Pelaksana Tugas Bupati Rembang, Abdul Hafidz meyakini dana simpan pinjam perempuan (SPP) program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM), di Kec. Sluke akan normal kembali, karena proses hukumnya mulai berjalan.

Abdul Hafidz menyampaikan dana SPP di kecamatan tersebut memang sempat terhenti, menyusul adanya dugaan penyimpangan oleh oknum bendahara unit pengelola kegiatan. Tapi Kejaksaan Negeri Rembang telah menetapkan sang oknum menjadi tersangka, sehingga diperkirakan pemerintah akan mencabut sanksi penghentian dana simpan pinjam perempuan.

Abdul Hafidz membeberkan masalah gangguan dana SPP di Kec. Sluke itu, sebelum menyerahkan paket bingkisan kepada warga di aula kantor kecamatan Sumber, hari Selasa (22 Juli 2014).

Bingkisan berjumlah 864 paket dibagikan kepada yatim piatu, orang cacat dan kaum jompo, masing masing senilai Rp 150 ribu, berisi beras, minyak goreng, gula pasir, mie instan dan sirup.

Abdul Hafidz menjelaskan paket diambilkan dari dana sosial PNPM, tujuannya untuk meringankan beban keluarga miskin, menjelang Hari Raya Idul Fitri. Ia terus mendorong supaya dana PNPM ini dikelola dengan baik dan profesional. Manfaatnya sangat banyak, untuk pelatihan usia produktif agar lebih berdaya dan menyantuni warga tidak mampu. Kalaupun pernah ada pengalaman buruk di UPK Kec. Sumber, menurutnya kedepan jangan sampai terulang. Apalagi menular ke kecamatan lain.

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas UPK Kec. Sumber, Gunanto menjelaskan pasca penyimpangan, lambat laun dana simpan pinjam perempuan di wilayahnya semakin meningkat. Periode tahun 2014 ini, menembus angka Rp 5,3 miliar.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *