Flash News
No posts found

THR Tidak Manusiawi, Akses Pabrik Diblokir

Pekerja memblokir akses jalan menuju pabrik. (gambar atas) detail rincian THR yang diberikan oleh PT Andaman Delmar.

Pekerja memblokir akses jalan menuju pabrik. (gambar atas) detail rincian THR yang diberikan oleh PT Andaman Delmar.

Rembang – Sekira tiga puluhan pekerja PT Andaman Delmar, di desa Banyudono Kec. Kaliori, hari Selasa (22/7) memblokir akses jalan pabrik, memprotes besaran tunjangan hari raya atau THR yang tidak manusiawi.

Agus Siswanto, seorang pekerja pabrik menuturkan pekerja hanya memperoleh THR Rp 50 ribu, 75 ribu dan yang terbesar Rp 400 ribu. Termasuk pekerja dengan masa pengabdian 1 tahun lebih, THR nya diberikan Rp 150 ribu. Hal itu melanggar aturan ketenagakerjaan. Pihaknya menuntut THR satu kali gaji.

Pekerja lain, Maulana menganggap bukan tunjangan hari raya, namun mengibaratkan sebagai zakat fitrah. Menurutnya sebuah perseroan terbatas (PT), apalagi produknya diekspor ke luar negeri, tak pantas menetapkan nominal THR asal asalan. Ia meminta perwakilan perusahaan keluar menemui pendemo, seraya menolak mediasi di dalam kantor.

Sempat menunggu lama, sejumlah pekerja nekat memarkir sepeda motor di pintu masuk pabrik. Akibatnya aktivitas pengiriman air ke dalam pabrik menjadi terganggu.

Empat orang perwakilan perusahaan akhirnya bersedia keluar, untuk menanggapi tuntutan pekerja.

Arif Widodo, juru bicara perusahaan mengatakan kondisi pabrik tidak begitu baik. Soal THR merupakan kebijakan dari pusat. Ia bersumpah dirinya juga ikut merasakan, bukan hanya kalangan buruh harian dan borongan saja. Maka Arif berharap pekerja mau menerima keputusan yang telah digariskan manajemen.

Mendengar jawaban tersebut, pekerja tetap tidak puas. Mereka berniat menggelar aksi lebih besar, sampai tuntutan dipenuhi. Hari Rabu (23/7) demo terus berlanjut. Setelah melalui proses mediasi, akhirnya pihak perusahaan sepakat menaikkan THR, separuh lebih. Pekerja menerima keputusan itu, kemudian membubarkan diri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *