Flash News
No posts found

Pemudik Lahirkan Bayi di Dalam Bus, Bertaruh Nyawa

Bayi yang lahir di dalam bus. (gambar atas) para penumpang jurusan Jakarta – Sumenep.

Bayi yang lahir di dalam bus. (gambar atas) para penumpang jurusan Jakarta – Sumenep.

Rembang – Seorang wanita yang akan mudik ke Jawa Timur, hari Rabu (23 Juli 2014) sekira pukul 10.00 WIB melahirkan di atas bus, saat baru sampai Rembang.

Bus Karina semula berangkat dari terminal Pulo Gadung Jakarta, akan menuju Sumenep Jawa Timur. Bus mengangkut para pemudik, termasuk pasangan Syamsul Arifin dan Munidah, warga Bangkalan Madura Jawa Timur.

Saat tiba di jalur Pantura Pati, sebenarnya Munidah yang hamil tua, sudah merasakan mulas mulas. Begitu memasuki kabupaten Rembang, Munidah tak sanggup lagi. Diduga karena terjadi konstraksi selama perjalanan jauh, sehingga melahirkan lebih cepat dari perkiraan dokter. Wanita berusia 23 tahun ini, akhirnya melahirkan bayi perempuan di atas bus.

Seorang penumpang bus, Ali Rachbini menuturkan suasana dalam bus sempat panik. Ia sebatas membantu do’a, sedangkan sejumlah penumpang wanita mencoba membantu persalinan.

Melihat peristiwa tak disangka sangka sebelumnya, sopir bus Karina, Sikky meminta bantuan aparat kepolisian dan petugas Dishubkominfo. Aparat bahkan ikut mengawal bus menuju rumah sakit terdekat, Rumah Sakit Islam (RSI) Arafah, di pinggir jalur Pantura desa Tritunggal Rembang. Pasien dan bayi segera mendapatkan pertolongan medis. Sikky mengaku ikut lega. Menurutnya, terlambat sedetik saja, bisa berakibat fatal.

Kondisi bayi cukup sehat. Memiliki panjang 50 centi meter, dengan bobot 3,1 kilo gram. Bayi mungil tersebut merupakan anak kedua bagi pasangan Syamsul Arifin dan Munidah. Rencana untuk mudik ke kampung halamanpun menjadi tertunda, tapi kegembiraan menyelimuti pasangan muda ini, lantaran mempunyai “momongan” baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *