Flash News
No posts found

Bertahan, Andalkan Kekuatan Sholawat

Mat Aris, membersihkan peralatan rebana.

Mat Aris, membersihkan peralatan rebana.

Seni rebana diandalkan oleh masyarakat muslim di Kab. Rembang, sebagai salah satu sarana syiar agama Islam. Kami akan hadirkan kisah group rebana Al Khoiriyah, asal desa Waru Rembang, dalam segmen Cahaya Ramadan berikut ini.

Rembang – Al Khoiriyah, sebuah group rebana di desa Waru, sudah berusia 24 tahun lebih. Anggotanya berjumlah 20 an orang, memiliki latar belakang beragam. Ada pekerja serabutan, kuli bangunan hingga guru.

Pimpinan group rebana Al Khoiriyah, Mat Aris mengatakan pihaknya mengusung sholawat nabi, dalam setiap syair yang disajikan kepada masyarakat. Irama rebana, kasidah maupun padang pasir, semua berujung pada sholawat. Group mampu bertahan, karena komitmen anggotanya, lebih didasarkan rasa keikhlasan, tidak semata mata menggantungkan imbalan. Ia mencontohkan agenda latihan. Terkadang memang susah mencocokkan waktu satu sama lain. Beruntung sampai sekarang, kekompakan anggota tetap terjaga.

Mat Aris berharap Al Khoiriyah akan langgeng. Mulai sekarang dibentuk Al Khoiriyah yunior, beranggotakan anak anak SD – SMP. Bukan sekedar ingin menabuh rebana, untuk meramaikan suasana. Tetapi yang paling penting, bagaimana mengemas seni rebana mendidik generasi muda menjadi pribadi Islami.

Untuk jadwal pentas sendiri, sering kali banyak menerima order dari orang punya kerja khitanan maupun pernikahan, pada waktu bulan Maulid. Selama Ramadan ini berhenti total. Waktu yang ada, difokuskan meningkatkan amal ibadah di bulan suci, sambil tetap menata organisasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *