Flash News
No posts found

Kewalahan Cegah Gelombang Musiman

Masjid, menjadi salah satu tempat mangkal favorit pengemis.

Masjid, menjadi salah satu tempat mangkal favorit pengemis.

Rembang – Pemerintah kabupaten Rembang kewalahan menghadapi gelombang pengemis musiman yang marak, saat mendekati Hari Raya Idul Fitri.

Pengemis tak hanya beroperasi di sekitar pasar dan kawasan pertokoan saja. Namun mereka juga mangkal di dekat masjid masjid besar, ketika banyak jemaah datang untuk beribadah sholat tarawih. Pada Lebaran nanti, manakala berlangsung sholat i’ed, diperkirakan jumlah pengemis akan bertambah banyak.

Pelaksana Tugas Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengatakan pihaknya akan memerintahkan petugas Satpol PP, untuk lebih aktif turun memantau keberadaan gelandangan maupun pengemis. Ia menghargai mereka dan musti mendapatkan penanganan yang sesuai, sehingga tidak meresahkan masyarakat. Kalau perlu difasilitasi, tentu Dinsosnakertrans siap membantu, asalkan tepat sasaran.

Sementara itu, Santoso, seorang pemilik toko di Jl Kartini Rembang mengungkapkan dari sejumlah pengemis yang datang, terlihat sebagian merupakan muka baru.

Agak sulit membedakan, antara pengemis benar benar terdesak kebutuhan, dengan seseorang yang sengaja menjadi pengemis. Tokonya sehari bisa dimasuki 8 sampai 9 orang pengemis, jauh lebih meningkat dibandingkan hari biasa.

Ia berpendapat mengentaskan masalah sosial, jangan dibebankan kepada pemerintah saja. Masyarakat mampu bisa ikut berperan, untuk memangkas kesenjangan antara si kaya dan si miskin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *