Flash News
No posts found

Dihantui TERORRRRR!!

Sulistyorini, warga desa Bonang menunjukkan nomor peneror.

Sulistyorini, warga desa Bonang menunjukkan nomor peneror.

Lasem – Sulistyorini, warga desa Bonang Kec. Lasem yang selama ini mempermasalahkan ijazah Kades Bonang, belakangan kerap menerima pesan pendek sms dan telefon bernada ancaman.

Bahkan pernah ada penelfon, berniat akan menghabisi, memenjarakannya dan meminta untuk hengkang dari bumi desa Bonang. Sulistyorini mengaku tidak kenal pelaku bersuara pria tersebut. Hanya saja nomornya disimpan, yakni 0896 1391 1729.
Ia mengaku sama sekali tidak takut. Kalau teror dikaitkan dengan upayanya melaporkan ijazah sang Kades ke Polres dan Pemkab Rembang, Sulistyorini mengembalikan lagi bahwa hal itu untuk meminta kejelasan. Pihaknya memastikan akan tetap jalan terus, sampai Pemkab Rembang memberikan kesimpulan.

Kepala Desa Bonang Kec. Lasem, Syaeful Sodiqin mengaku tak tahu menahu soal teror yang dialami salah satu warganya tersebut. Ia sejak awal menganggap laporan menanyakan keabsahan ijazahnya, lebih banyak ditunggangi muatan politik. Sodiqin mengibaratkan kalau seseorang sudah tidak senang, sebaik apapun kepemimpinan kepala desa, tetap akan mendapatkan cap buruk. Baginya yang penting sekarang fokus menjalankan roda pemerintahan.

Sodiqin menambahkan dialam demokrasi, siapa saja bebas berbicara menyatakan pendapat. Tapi musti didasari bukti bukti kuat. Sejauh ini, dirinya memilih diam dan meredam emosi pendukungnya, agar jangan mudah terpancing.

Sementara itu, hingga hari Sabtu (26 Juli 2014), Pemkab Rembang belum memutuskan sikap, terkait laporan sekelompok warga desa Bonang yang menyangsikan ijazah Kades. Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Rembang, Subhakti beralasan data penelusuran Inspektorat harus lengkap. Setelah itu baru bisa menindaklanjuti. Jangan sampai keputusan Pemkab salah, berbuntut gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *