Flash News
No posts found

Nyaris Terlupakan, Pemkab Janji Bentuk Tim

Sekda Rembang, Hamzah Fathoni menyerahkan bantuan kepada salah satu penghuni panti asuhan, baru baru ini.

Sekda Rembang, Hamzah Fathoni menyerahkan bantuan kepada salah satu penghuni panti asuhan, baru baru ini.

Rembang – Pemerintah Kabupaten Rembang mengakui kurang memperhatikan nasib anak penghuni panti asuhan.

Sekretaris Daerah Rembang, Hamzah Fathoni beralasan pengucuran bantuan sering terkendala masalah administrasi. Meski demikian pihaknya berjanji segera membentuk tim verifikasi yang akan mendata panti asuhan, latar belakang serta berapa jumlah penghuninya. Kalau data siap, Pemkab berencana mengalokasikan anggaran pada tahun 2015 mendatang, untuk membantu anak anak di panti asuhan yang rata rata berstatus yatim piatu.

Akses memperoleh beasiswa, juga akan dipermudah. Hamzah membeberkan masalah tersebut, ketika menyerahkan santunan kepada penghuni panti asuhan di ruang kerjanya, baru baru ini.

Bantuan berupa uang sebanyak Rp 36 juta lebih, berasal dari sumbangan dinas/instansi se jajaran Pemkab. Dana diberikan untuk 361 anak, tersebar di sejumlah panti asuhan.

Sementara itu Rofi’i, pengasuh panti asuhan Darul Falaq desa Sridadi kecamatan Rembang Kota menuturkan kendala yang sering muncul misalnya anak anak panti ingin mengajukan beasiswa pendidikan, ternyata harus melampirkan foto copy KTP dan KK orang tua. Padahal banyak yang tidak mengantongi persyaratan semacam itu, karena lama terpisah dengan orang tua. Rofi’i berharap Pemkab Rembang mempunyai solusi, sehingga anak panti kelak memiliki masa depan lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *