Flash News
No posts found

Pontang Panting, Usulkan DPU Dipecah

Jalan rusak parah di desa Narukan Kec. Kragan. DPU mendapatkan sorotan terkait masalah infratruktur jalan.

Jalan rusak parah di desa Narukan Kec. Kragan. DPU mendapatkan sorotan terkait masalah infratruktur jalan.

Rembang – Fraksi Partai Demokrat DPRD Rembang melontarkan gagasan supaya Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dipecah, karena beban kerjanya terlalu berat.

Juru bicara Fraksi Partai Demokrat, Imroatus Solihah setuju apabila kelak ada Dinas Cipta Karya, sehingga tidak semua diserahkan kepada Dinas Pekerjaan Umum, yang selama ini memegang kendali masalah jalan, jembatan, perumahan, pengairan, kebersihan, sampai pemadam kebakaran. Gara gara beban berat, ia menganggap tak bisa fokus. Salah satu dampaknya, banyak jalan rusak.

Sementara itu Gatot Paeran dari Fraksi Partai Golkar setuju setuju saja DPU dipecah, tetapi untuk tahun 2014 sangat tidak memungkinkan mengubah struktur organisasi tata kerja (SOTK). Penyebabnya waktu mepet, sedangkan pembahasan rancangan peraturan daerah (Raperda) yang musti dibahas, cukup banyak.

Gatot menilai sebenarnya bukan dari sisi beban kerja, melainkan DPU terasa kurang greget, akhir akhir ini. Ruas jalan poros desa maupun antar kecamatan, lama dibiarkan rusak parah, tanpa penanganan. Biarkan DPU menjadi satu dulu, yang penting meningkatkan produktivitas untuk kemajuan infrastruktur. Masyarakat pelosok pedesaan biasanya mengukur, keberhasilan sebuah pemerintah, kalau kondisi jalan bagus dan mulus.

Kepala Bidang Bina Marga DPU Kab. Rembang, Rahardjo mengaku untuk bergerak mengatasi jalan rusak, tentu harus menyesuaikan kesiapan anggaran. Kebetulan tahun anggaran 2014 ini, baru mendapatkan alokasi dana Rp 32 miliar. Jika tahapan lelang lancar, perkiraan bulan September proyek perbaikan jalan sudah dimulai.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *