Flash News
No posts found

Hari Pertama, Lamaran Langsung Menumpuk

Perwakilan perusahaan kelapa sawit menunjukkan surat lamaran yang diserahkan dalam kegiatan job fair. (gambar atas) sejumlah perempuan menanyakan peluang pekerjaan di stand BTPN.

Perwakilan perusahaan kelapa sawit menunjukkan surat lamaran yang diserahkan dalam kegiatan job fair. (gambar atas) sejumlah perempuan menanyakan peluang pekerjaan di stand BTPN.

Rembang – Kegiatan job fair atau pembukaan lowongan pekerjaan di halaman sebelah barat gedung Balai Kartini Rembang, hari Selasa (12 Agustus 2014) diserbu masyarakat. Peminatnya paling banyak berasal dari kawula muda dan juga para pelajar.

Muhammad Mukhlisin, warga desa Pasedan Kec. Bulu mengaku sebatas melihat lihat dulu, sekaligus menanyakan peluang pekerjaan. Sejauh ini belum ada yang cocok, karena ingin mendapatkan pekerjaan di daerah Rembang saja. Lulusan SMK Annuraniyah Kemadu Sulang ini berharap Pemkab Rembang memperbanyak ajang job fair, supaya lebih cepat mengurangi angka pengangguran.

Ada 15 perusahaan yang ikut job fair kali ini. Mulai dari perusahaan kebun kelapa sawit, perbankan, mini market, gerai telefon selular hingga tempat pelayanan kesehatan. Salah satunya adalah PT Bumitama Gunajaya Agro Group, pengembang perkebunan kelapa sawit yang membuka lahan di Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat dan Riau.

Perwakilan PT Bumitama Gunajaya Agro Group, Sukisno Fajriansyah mengatakan pihaknya ingin mendapatkan 30 orang lulusan SMA/SMK, untuk ditempatkan sebagai mandor kebun kelapa sawit dan mandor pabrik. Setelah lolos seleksi, mereka ditraining antara 4 sampai dengan 6 bulan. Soal gaji, Sukisno memastikan sesuai upah minimum regional (UMR) setempat. Ternyata pada hari pertama pembukaan, puluhan surat lamaran sudah menumpuk.

Kepala Bidang Kurikulum Dinas Pendidikan Kab. Rembang, Muttaqin menganggap bertambahnya jumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayahnya, terbukti mampu memberikan bekal ketrampilan kepada lulusan, sehingga mereka siap bersaing di dunia kerja.

Tak hanya membuka lowongan pekerjaan, di sebelah timur gedung Balai Kartini, juga berdiri belasan stand pameran, memajang hasil produk anak SMK dan pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM). Kegiatan tersebut menurut rencana berakhir, hari Rabu (13/8).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *