Flash News
No posts found

Bahaya, Hindari Unta!!!

Suasana manasik jemaah calon haji. Mereka diminta menjaga pola hidup sehat, mengantisipasi penyebaran virus berbahaya di tanah suci.

Suasana manasik jemaah calon haji. Mereka diminta menjaga pola hidup sehat, mengantisipasi penyebaran virus berbahaya di tanah suci.

Rembang – Kementerian Agama Kab. Rembang, mengeluarkan himbauan resmi kepada seluruh jemaah calon haji, untuk mewaspadai penyebaran virus mers dan ebola di tanah suci.

Virus mers atau sindrom pernafasan timur tengah tergolong cukup menakutkan, karena sudah menewaskan 200 orang lebih. Paling banyak di negara Arab Saudi. Sedangkan virus ebola, korbannya menembus 1.000 orang lebih, tetapi penyebarannya terfokus di Afrika Barat, seperti Guinea dan Liberia.

Kepala Kementerian Agama Kab. Rembang, Muhammad Athoillah Muslim menjelaskan pihaknya secara khusus mewaspadai virus mers. Bekerja sama dengan petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, hal itu terus disampaikan kepada jemaah calon haji. Selama masih berada di tanah air, jemaah musti menjaga pola makan dan memastikan sudah divaksin meningitis, guna meningkatkan kekebalan tubuh. Saat kelak sampai tanah suci, sebisa mungkin jemaah menghindari kontak langsung dengan unta. Unta salah satu hewan yang diduga menularkan virus mers.

Athoillah menambahkan jumlah jemaah calon haji asal kabupaten Rembang tahun 2014, sebanyak 676 orang, terbagi dalam kloter 34, 35 dan kloter 36.

Kloter 34 bergabung dengan jemaah kabupaten Jepara, kloter 35 diisi jemaah kabupaten Rembang sendiri dan kloter 36 bersama sama jemaah Kab. Blora. Jemaah sebelumnya melakukan 7 kali manasik ditingkat kecamatan. Penutupan manasik berlangsung tanggal 19 Agustus nanti, ditingkat kabupaten.

Sesuai jadwal, jemaah calon haji Kab. Rembang harus sudah sampai Asrama Haji Donohudan, antara tanggal 13 – 14 September 2014. Setelah itu, baru diberangkatkan ke tanah suci melalui bandara Adi Sumarmo Solo.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *