Flash News
No posts found

Pidato Kenegaraan, PNS Tak Dapat Kejutan

Suasana gedung DPRD Rembang, saat hadirin menyimak pidato kenegaraan presiden SBY melalui layar lebar, Jumat pagi.

Suasana gedung DPRD Rembang, saat hadirin menyimak pidato kenegaraan presiden SBY melalui layar lebar, Jumat pagi.

Rembang – Para pegawai negeri sipil yang menyaksikan pidato kenegaraan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui layar lebar di gedung DPRD Rembang, hari Jumat (15 Agustus 2014) tidak mendapatkan kejutan rencana kenaikan gaji untuk tahun depan, seperti halnya pidato kenegaraan membacakan RUU APBN dan nota keuangan tahun lalu.

Hal itu diduga karena masa jabatan SBY akan berakhir pada tanggal 20 Oktober 2014 mendatang, sehingga wacana kenaikan gaji PNS/TNI/Polri menjadi kewenangan pemerintahan berikutnya.

Kepala Sekolah SMAN II Rembang, Sumarno yang ikut mencermati pidato kenegaraan tersebut mengaku tidak mempermasalahkan kalau belum terlontar rencana kenaikan gaji. Khusus guru dan kepala sekolah, masih ada tunjangan sertifikasi, untuk menopang ekonomi. Namun kalau tahun depan gaji naik, menurutnya wajar, mengikuti beban pengeluaran sehari hari yang semakin bertambah.

Presiden SBY dalam pidato kenegaraannya menyampaikan masalah hasil Pemilu Presiden 09 Juli 2014 lalu. Komisi Pemilihan Umum telah menetapkan pasangan Joko Widodo – Jusuf Kalla mendapatkan suara terbanyak. Tapi belakangan masih ada gugatan dari pasangan Prabowo – Hatta di Mahkamah Konstitusi. Ia menghimbau masyarakat ikut mengawal, supaya proses itu berjalan damai dan sesuai aturan.

Dalam RUU APBN 2015 disebutkan pendapatan sektor pajak meningkat 10 % menjadi 1.370 triliun, sedangkan subsidi energi menembus Rp 433 triliun.

SBY kembali mengingatkan lima tahun lalu dirinya memaparkan kebijakan dasar pemerintahan, yakni pembangunan demokrasi, penegakan keadilan dan peningkatan kesejahteraan rakyat. Menurutnya satu sama lain, tidak bisa dipisahkan. Ia bersyukur demokrasi di Indonesia tumbuh dengan baik, pasca reformasi. Banyak negara lain kacau, gagal menjaga demokrasi. SBY ingin menitipkan kepada pemerintahan mendatang, agar kondisinya lebih tertata.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *