Flash News
No posts found

Maksudnya Bersih Bersih, Berujung Pontang Panting

Warga menyemprotkan air di kebun jati milik mantan Kapolres Rembang yang terbakar, Senin siang.

Warga menyemprotkan air di kebun jati milik mantan Kapolres Rembang yang terbakar, Senin siang.

Rembang – Hati hati kalau anda membakar sampah. Jika tidak waspada, rawan menjalar, karena tiupan angin kencang.

Senin siang (18 Agustus 2014), kebakaran kembali melanda kawasan kebun jati di pinggir jalan raya Rembang – Blora, tepatnya belakang rumah Absanto. Semula ada warga membakar sampah di dekat pagar rumah, supaya kondisinya lebih bersih. Tapi si jago merah justru kian membesar, kemudian merembet ke arah utara, mendekati perumahan warga. Sedangkan api yang meluas ke barat, hanya menghanguskan semak belukar.

Seorang saksi di dekat lokasi kejadian, Solikul Huda mengatakan pihaknya berupaya mematikan api, dengan menyemprotkan air dari dalam mobil tangki milik warga setempat. Beruntung, api yang mendekati perumahan, bisa cepat dilokalisir. Selain itu, masyarakat juga menggunakan ranting ranting pohon, untuk memukuli api.

Hingga Senin siang, pemadaman terus berlangsung. Banyaknya tumpukan daun jati kering, sempat menyulitkan proses pemadaman. Menurutnya yang terpenting diawasi, sambil sesekali disemprot, sampai tidak ada sisa api lagi.

Petugas pemadam kebakaran Pemkab Rembang, juga mendatangi lokasi kebakaran. Namun karena sudah ditangani secara swadaya, mereka kembali ke posko. Sarpani, seorang petugas Damkar mengatakan lokasi kebun jati yang konon milik mantan Kapolres Rembang, Agung Wicaksono itu pada bulan September 2013 lalu juga pernah terbakar. Maka ia menghimbau masyarakat tidak sembarangan membakar sampah, ditengah cuaca panas terik seperti sekarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *