Flash News
No posts found

“Sang Pekerja Keras Itu, Telah Tiada…”

Kapal Motor Makmur Delima Lestari ditambatkan di dermaga pelabuhan Tasikagung Rembang, Senin pagi.

Kapal Motor Makmur Delima Lestari ditambatkan di dermaga pelabuhan Tasikagung Rembang, Senin pagi.

Rembang – Seorang nelayan warga desa Padaran Kec. Rembang Kota meninggal dunia, saat melaut mencari ikan.

Korban bernama Nur Ali Aziz, berstatus masih perjaka, usianya sekira 22 tahun. Ia merupakan anak buah kapal KM Makmur Delima Lestari, milik Simung Prasetyo, warga desa Tasikagung Rembang. Kapal cantrang tersebut berbobot 29 gross ton.

Menurut informasi yang digalang Reporter R2B, Nur Ali Aziz bersama rekan rekannya semula sibuk mencari ikan di tengah Laut Jawa. Korban diketahui berjalan di pinggir dek kapal. Lantaran terkena hantaman ombak besar, korban kehilangan keseimbangan dan langsung terjatuh ke laut. Nur Ali tenggelam, sedangkan para ABK lain berusaha memberikan pertolongan. Saat bisa ditarik ke atas kapal, korban ternyata sudah meninggal dunia.

Minggu malam, sekira pukul 18.50 wib, jenazah Nur Ali Aziz tiba di dermaga pelabuhan Tasikagung Rembang. Begitu sampai, langsung dibawa menuju rumah duka di desa Padaran.

Kepala Desa Padaran, Miftakul Huda menuturkan anggota Satpol Air Polres Rembang menghendaki adanya visum luar. Setelah itu jenazah dimakamkan Minggu malam. Menurutnya, selama ini almarhum dikenal sebagai sosok pekerja keras. Pekerjaan apapun dijalani, yang penting halal. Terkadang menjadi kuli bangunan. Beberapa waktu lalu, ada seorang rekannya mengajak untuk melaut. Perkiraan baru dua atau tiga kali berangkat, hingga akhirnya terdengar kabar duka itu.

Komandan Pos Angkatan Laut Rembang, Letda Hartono menghimbau para nelayan untuk lebih waspada, selama beraktivitas. Ia sering menjumpai nelayan berjalan kaki di pinggir dek, tanpa alat pengaman apapun. Kalau cuaca buruk dan gelombang besar, tentu sangat beresiko.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *